Bebas Visa Masuk Taiwan

San-sian-tai di East Coast Taiwan

Pada umumnya semua orang yang ingin wisata ke Taiwan harus mengurus Visa Entry Republic of China (Taiwan) sebelum berangkat. Tapi sebenarnya ada sebuah pengecualian untuk pemegang passport Indonesia yang bisa mengijinkan kita masuk Taiwan tanpa perlu apply visa Taiwan. Bagaimana caranya?

Berdasarkan artikel di situs Bureau of Consular Affairs, Ministry of Foreign Affairs R.O.C (link di sini), pemegang passport Indonesia (India, Thailand, Vietnam, dan Philippines termasuk juga) yang mempunyai valid visa atau permanent resident yang dikeluarkan oleh negara:

  • Schengen
  • USA
  • Canada
  • Australia
  • United Kingdom
  • Jepang

akan eligible untuk pengecualian atau visa exemption program.

Nah, yang paling memungkinkan biasa adalah yang punya Visa Amerika Serikat, yang biasanya berlaku 1 tahun atau 5 tahun. Atau yang punya PR Australia, atau yang punya sudah apply Japan Visa multiple entry.

Wisata ke Bandung Dengan Kereta Api

Mau Wisata ke Bandung dengan membawa mobil tentu menyenangkan, tapi kalau di akhir pekan Bandung macet di mana-mana, ada baiknya pertimbangkan naik kereta. Selain mengurangi kemacetan dan polusi, naik kereta ke Bandung merupakan pertualangan tersendiri karena jalurnya yang cukup scenic.

Bagi yang cuma mau daytrip bisa banget menggunakan kereta sebagai alternatif mobil travel. Cukup pilih keberangkatan jam 5 pagi dari Gambir, dan pulang dari Bandung naik kereta jam 19.25, kita punya waktu hampir 11 jam untuk menikmati wisata dan kuliner di kota Bandung.

Bonus pemandangan sawah di sepanjang perjalanan lagi!

Jalur Kereta Bandung di Cipularang (Sumber foto)

9/11 Memorial Museum

9/11 Memorial Museum

"No day shall erase you from the memory of time", -Virgil

Melewati dinding dengan huruf raksasa bertuliskan kalimat yang begitu kuat membuat badan sedikit merinding, serta memberikan rasa damai dan optimisme pengunjung yang datang ke 9/11 Memorial Museum di kota New York.

Tepat di ground zero ujung Manhattan, tempat terjadinya peristiwa 11 September 2011, dibangunlah sebuah memorial serta gedung museum untuk mengenang tragedi yang menyedihkan sekaligus penghormatan kepada pekerja NYPD dan FDNY yang kehilangan nyawa dalam tugas.

Gedung WTC 1 dan 2 memang runtuh habis, dan sisa puingnya yang mempunyai nilai cerita ditampilkan di dalam Memorial Museum ini. Mulai dari topi pemadam kebakaran, puing badan pesawat, mesin jet pesawat, mobil pemadam, hingga besi dan tangga bekas reruntuhan WTC.

Ayo Wisata ke Toraja

Mengunjungi Makassar dan Toraja dari dulu sudah menjadi salah satu checklist yang ingin saya lakukan, tapi sayangnya selalu akhirnya malah wisata ke negeri jiran, lantaran tiket ke Singapura atau Kuala Lumpur lebih murah dibanding tiket pesawat ke Makassar (sadly true). Yup, tiket pesawat pergi pulang Jakarta-Makassar (Ujung Pandang) hampir 1.5 juta, versus Jakarta-KL/SIN yang hanya 1jt. Nah, kesempatan saya tiba pas mendapat tiket gratis dari Citilink rute domestik, yah saya pilih tujuan Makassar.

Mau lihat apa di Toraja nanti? Ya minimal dapat foto ini lah...

Lumbung padi

Cara Menukarkan Point GarudaMiles

Menyambung artikel sebelumnya tentang Tips Mengumpulkan Miles, sekarang kita bahas bagaimana cara menukarkan miles yang sudah kita kumpulkan dengan tiket pesawat gratis untuk Garuda Indonesia. Ceritanya point saya sudah cukup nih untuk redeem award ticket.

Maspakai Garuda termasuk yang cukup konvensional (baca: kuno) dalam hal redeem point. Tidak ada metode penukaran point secara online lewat website, kita harus manual datang ke GTO (Garuda Travel Office) untuk issue award ticket.

Pertama, gunakan kalkulator mileage dari website GarudaMiles untuk mendapatkan gambaran berapa miles yang diperlukan untuk rute yang kita inginkan. Perhatikan miles yang ditampilkan adalah untuk penerbangan satu arah, jadi kalau mau pergi-pulang harus dikali dua. Misalkan saya coba Jakarta (CGK)-Jambi (DJB) one-way perlu 8000 miles (mahal yak :| ).

Gunanya cek kalkulator ini supaya gak malu nanti saat mau nelepon call center, kalau ternyata Garuda Miles kita gak cukup pointnya.

Review: Sunway Hotel Penang

Sunway Hotel adalah hotel keempat yang pernah saya pakai menginap saat liburan ke Penang. Setelah TuneHotel Downtown Penang, FourPoints by Sheraton, dan HolidayInn di Batu Ferringhi, kini saatnya kita bahas hotel yang ada di pusat kota Georgetown.

Terletak di New Lane, sodetan di Macalister Road, sekitar 300 meter dari KOMTAR Penang, bisa dibilang hotel berbintang empat ini cukup strategis ke mana-mana, bahkan dengan berjalan kaki bisa mengelilingi pusat kota Georgetown.

Proses checkin saya tergolong cukup lama (antrinya), tapi no big deal. Staff checkin bekerja professional dan saat giliran saya tiba ia juga tidak kaget saya sedang checkin untuk 12 kamar, yup lagi bawa rombongan kali ini :) Oh ya, mulai tahun 2015 dikenakan city tax sebesar RM 3 per kamar per malam, yang mana angka ini di-charge saat kita checkin/checkout, tidak di-charge saat kita book online misalnya lewat Agoda atau pun website mereka sendiri.

Kamar yang saya dapat adalah tipe double, ukuran queen, jadi cukup lega untuk berdua, atau muat berempat ala keluarga Indonesia, hehehe. Ukuran kamar juga lega, dengan design modern, dan juga berlantai karpet yang nyaman dan bikin kedap suara.

Kamar ukuran cukup besar

Cara Mengurus Visa Korea Sendiri

Kalau Anda tertarik untuk jalan-jalan ke Korea sendiri tanpa ikut tour, maka Anda perlu mengurus visa Korea secara mandiri pula. Cara buat visa korea ini tidak susah kok.

Visa Korea Selatan

Pertama Anda harus menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk pengajuan visa. Kalau sudah pernah mengurus Visa ke negara lain seperti ke Jepang atau Eropa, secara umum akan sama persyaratannya. Untuk detilnya bisa dibaca dari website Kedutaan Republik Korea, cari section "Visa Kunjungan Wisata".

Page 1 / 49