Biasa kalau mendengar kata travel planning, kita asosiasikan dengan tempat tujuan wisata. Mau ke mana saja mulai dari hari pertama datang sampai pulang wisata. Jika menuju negara yang sudah pernah dikunjungi, atau yang bahasanya masih bisa dimengerti mungkin memang cukup mudah. Namun kalau mau tamasya ke negara yang Inggris bukanlah bahasa yang dimengerti penduduknya maka Anda akan kerepotan.
Banyak hal-hal kecil yang perlu kita rencanakan (setidaknya diketahui) supaya kita tidak kebingungan saat tiba di tempat tujuan.
Continue reading
