Jalan-Jalan di London

<< Prev: Perjalanan ke London
(Day #1) 2 Maret 2008

Daftar tujuan hari ini:

  • Buckingham Palace
  • St. James Park
  • Parliament House & Big Ben
  • London Eye
  • Trafalgar Square
  • National Gallery Museum
  • Oxford Street
  • Leicester Square

Saat semalam tiba di London, kami menginap di Jubilee Hotel. Hotel ini terletak dekat dengan Victoria Station, cukup jalan kaki sekitar 5 menit. Hotel ini hanya level Bed & Breakfast, tetapi karena berada di pusat kota London, rate semalam yang kami dapat adalah ?50 alias 900ribu untuk satu kamar double di lantai basement yang ukurannya kecil. Kamar mandi berada di luar(shared) tetapi tidak pernah antri (fyi, kalo winter pasti malas mandi). Ranjang berukuran kecil (mungkin 140 atau 160cm) dilengkapi pemanas untuk mengusir rasa dingin dan bisa dipakai untuk menjemur pakaian basah. Lumayanlah untuk melewati satu malam, buat apa mewah-mewah kalau cuma untuk numpang tidur.

Paginya bangun jam 8, mandi cepat, dan ke ruang makan mendapat free breakfast untuk 2 orang, berupa English breakfast berupa toast bread, juice, kopi, teh, dan sereal. Habis makan langsung checkout karena malam ini tinggal di hotel lain (kami ingin merasakan beberapa macam hotel di tempat berbeda-beda). Koper bisa dititipkan di hotel ini dengan membayar ?1 per piece. Dan kami siap menjelajah kota London.

DSC04386

Pagi di London sangat indah, terlebih hari ini adalah hari Minggu. Menyusuri Buckingham Palace Road, melewati kembali Victoria Station dan jalan terus tanpa tujuan, kepingin merasakan suasana kota dan pedestriannya yang lebar dan sepi. Dan memang walaupun jalan kaki di bulan Maret yang dingin, pedestrian kota London sangat nyaman, pokoknya pakai sepatu yang nyaman saja. Ternyata jalan 10 menit ini berakhir di Buckingham Palace, istananya sang Ratu Elizabeth. Hari masih pagi baru jam 9 jadi istana ini masih sepi dan bisa foto sepuasnya. Nantinya jam 11 ada event “Changing Guard”, sebuah acara setiap 2 hari sekali yang dinanti-nanti para turis.

Buckingham Palace

Menggunakan London Map gratis yang didapat semalam, melewati St. James Park yang indah dan luas kami menuju Parliament House tempat si jam Big Ben yang terkenal itu. Jalan kaki sekitar 15 menit tibalah di gedung berwarna coklat itu. Gedung parlemen ini terletak dipinggir Sungai Thames yang membelah kota London. Di sini juga terdapat Westminster Bridge dan Westminster Tube Station. London Eye juga kelihatan jelas dari sini karena letaknya tidak jauh dari sini.

Setelah puas foto-foto di Big Ben dan pemandangan sungai, plan berikut adalah ke British Visitor Centre di Regent St. untuk mengambil London Pass. Ini adalah sebuah kartu berukuran kartu kredit, semacam tiket yang dapat digunakan untuk masuk ke banyak tempat wisata dan museum tanpa harus bayar lagi. Ada beberapa opsi tergantung berapa hari yang ingin dipakai. Harga pass yang saya beli ini per orang adalah £44.10 untuk 2 hari. Ada opsi juga untuk paket bersama travel (berarti Tube, bus, kereta juga ikut gratis) tapi sebaiknya pilih opsi pass saja. Saya sudah beli pass ini jauh-jauh hari melalui Internet, tetapi kartu pass harus diambil di kantor mereka. Makanya saya pakai tube ke Station Piccadilly Circus, lalu jalan menyusuri Regent St. Kantor mereka tidak jauh dari station tube. Tinggal tunjukkan print-out bukti pembelian, lalu oleh petugas akan diberikan kartu pass yang dilengkapi chip itu.

Waktu menunjukkan hampir jam 10.30, kami harus bergegas kembali ke Buckingham Palace untuk menyaksikan “Changing Guard”. Keluar melalui Green Park Underground Station, langsung disambut oleh St. James Park yang indah, jalan 5 menit sampailah di halaman istana yang sudah dipenuhi oleh ribuan orang. Prosesi ini sebenarnya sangat sederhana, tetapi menjadi tontonan wajib para turis di London. Dilaksanakan 2 hari sekali, sebuah prosesi untuk menukar pasukan jaga istana, pasukan baru masuk menggantikan pasukan lama dengan acara serah terima. Sang Ratu tidak pernah terlihat di sini, jadi memang kita menyaksikan atraksi berbaris dan berkuda saja. Hebat yah, acara sederhana begini saja ditonton oleh ribuan orang, inilah namanya Tourism Marketing.

Changing Guard

Wah baru jalan setengah hari kaki sudah pegel-pegel. Maklum hidup di Jakarta sangat dimanja oleh transportasi yang nyaman: mobil pribadi, sampai jalan kaki bukanlah sebuah opsi. Menikmati indahnya St. James Park, duduk di sana sesaat.

St. James Park

Berikutnya kembali jalan kaki menuju ke London Eye. Bisa saja sih naik tube, tapi sepertinya lebih enak jalan kaki. Hari Minggu siang ternyata wahana ini ramai tetapi tidak sampai antri berjam-jam, saya rasa cuma 10 menit dari antri tiket hingga naik wahananya. Beli tiket dulu di kantornya seharga £15.50 per orang, kita bisa masuk ke kapsul berukuran jumbo untuk 1 putaran sekitar 30 menit.

London Eye

Di dalam kapsul kita bisa menyaksikan luasnya kota London, dan takjub karena polusi sangat minum. Pandangan mata menurut informasi bisa mencapat 40 km jauhnya. Satu kapsul bisa diisi sekitar 20 orang, saat itu cuma terisi 10 orang. Yah karena tidak mungkin pakai tripod untuk foto berdua, kami meminta bantuan orang lain dalam kapsul untuk foto. Jangan malu-malu minta foto, rata-rata turis Eropa sangat bersahabat walaupun mukanya ‘kelihatan’ tidak ramah.

Setelah selesai, kami istirahat makan siang di pinggir ticket office. Tadi waktu di jalan sempat ke toserba Boots (semacam Indomaret di Indonesia) untuk membeli sandwitch diskon :). Harganya £1.5 kalau tidak salah, cukup untuk bikin perut kenyang satu orang. Yah, selama di London kita akan sering menemukan toko Boots, Marks and Spencer, dan W.H. Smith, semacam supermarket kecil yang menjual makanan hingga obat. Kadang mereka menjual makanan diskon. Sebuah sandwidch di sana harus terjual hari itu juga, jadi kalau malam masih sisa biasanya langsung di-diskon separuh harga. Oh iya lupa bilang kalo kami bawa satu pack sambel sachet dari Indonesia, jadi makan sandwich, ayam, burger atau yang lain cukup pakai 1 sachet sambel tetap enak (orang Indo makan kan harus pakai sambel).

Tap Oyster Card
Tips dengan London Underground/Tube:
sejak Jan 2008, ada penyesuaian perhitungan tarif London Public Transportation. Sebisa mungkin gunakan Oyster Card untuk membayar tube dan bus. Naik bus kota selalu 90p dengan Oyster (kalau bayar cash £2). Menggunakan Tube di Zona 1 sekali jalan £1.50. Dan yang lebih asyik lagi ada sistem daily price cap, semacam batas maksimum, Zone1-2 £6.30 untuk peak dan £4.80 off-peak. Artinya Anda bebas naik bus dan tube berapa kali pun, selagi di zone 1 dan 2, dan maksimum tarif yang dipotong dari Oyster adalah £6.30. Masih banyak price capping lain yang bisa Anda baca di website London Tube.

Berikutnya menyusuri pinggir sungai Thames, menuju Golden Jubilee Bridge. Sebuah jembatan untuk pejalan kaki melintasi sungai, dan di ujungnya terdapat stasiun kereta Embankment. Jalan terus lagi (naik bus akhirnya, kaki pegel) ketemu lah Trafalgar Square dan National Gallery Museum. Masuk ke dalam museum ini, ternyata sangat luas dan bisa tersesat. Isinya tidak ada yang menarik untuk ukuran saya, jadi cuma sebentar. Waktu sudah sekitar jam 3 sore, lumayan kan hari ini sudah jalan banyak.

Naik bus lagi tujuan Victoria Station untuk kembali ke hotel. Saatnya untuk mengambil koper dan pindah ke hotel Travelodge King’s Cross Royal Scott. Naik bus di London sangat menyenangkan, halte bus jaraknya selalu tidak jauh dari Anda berada. Dan di papan petunjuk disediakan daftar semua bus yang lewat beserta rutenya. Juga ada petunjuk semua bus yang lewat di dekat daerah itu dan lokasi halte nya. Contohnya Anda sedang berada di halte A, di papan petunjuk juga ada informasi nomor dan rute bus untuk halte di seberang jalan (misal halte B), dan di blok berikutnya (halte C dan D). Canggihnya di beberapa halte bahkan terdapat informasi berapa menit lagi bus yang Anda tunggu akan tiba.

Travelodge Hotel yang kami tuju terletak di dekat stasiun kereta St. Pancras. Keluar dari stasiun, ternyata mesti jalan sekitar 10 menit. Hotel ini kami booking lewat Internet seharga £29 dan £49 per malam. Sangat murah! Hotel ini menganut sistem low-cost, tidak ada amenities seperti sabun dan shampoo, tetapi handuk disediakan. Saat checkin diberitahu kalau sudah malam tidak ada resepsionis (mereka hemat lagi tenaga kerja shift malam) dan keluar masuk pintu utama hotel menggunakan kartu.
Travelodge King's Cross Royal Scott
Well, kamar hotelnya cukup besar (bintang 3 gito lho), dilengkapi televisi 14″ dan ranjang yang empuk. Pokoknya saya puas tinggal di hotel ini.

Setelah selesai urusan pindahan, sorenya kami jalan lagi :) Kali ini menjelajah ke Oxford Street. Dari St. Pancras kami naik bus dan berhenti tepat di jalan yang terkenal itu. Mungkin Orchard Road di Singapore menyontek konsep jalan ini. Di sini konsep window shopping benar-benar berlaku. Semua toko dari yang kecil hingga retailer besar seperti Marks & Spencer dan John Lewis memajang display semenarik mungkin. Kita dengan santai menyusuri jalan yang sangat panjang, ramai tetapi sangat nyaman (sambil melihat betapa modisnya orang London).

Segala cendera mata dari gantungan kunci, postcard, hingga kaos bergambar London dijual di banyak toko sepanjang jalan. Masuk ke toko Marks & Spencer, harga bajunya memang cukup mahal untuk kantong kita. Tetapi di bagian toiletries, harga parfum, sabun, sampoo nya sangat murah! Kaki sudah sangat pegal karena jalan seharian, perut juga belum diisi, saya dan istri masih melanjutkan perjalanan ke Chinatown-nya London di dekat Leicester Square. Rencananya mau mencicipi Chinese Food, ternyata harga menunya cukup mahal (walaupun masih lebih murah dari dinner Western). Akhirnya masuk juga ke KFC makan ayam goreng (murah!).

Well, akhirnya pulang hotel dan kaki senut-senut. Langsung tertidur (skip mandi).

>> Next: Jalan-Jalan di London (Day #2)

 
Hotel reservation - Venere.com
Enter a city  
  or select a destination
 
Select dates
 
Arrival: Departure:
Guests and rooms
 
Guests: Rooms:
 
  • Alist Wife

    Jangan lupa info penting bahwa untuk weekend shopping place di London tutup jam 18.00. So… better arrange your itinerary carefully. Move your shopping plan to weekday or to weekend morning.

    • Desi

      @Alist Wife,

      dear Alist.

      saya ada rencana go eropa ber2 suami…apa ada info dalam wkt dekat yg sy bs gabung2 ya….hee…info2 donk ya…tertarik dengan kisah perjalanan kalian..thx.

  • http://www.nisyeworu.multiply.com Nisye Woru

    lengkap…

  • Veve

    Gw coba book Travelodge King’s Cross Royal Scott, tapi harganya kok 69 GBP ya? apa karena udah naik harganya? peak season? gw coba booking utk tgl 4-8 may 2009.

  • Sicilia Sawitri

    Saya baru saja membaca artikel di atas, tentang London. Jadi ingat ketika bulan Juli 2009 sayapun ke London, tapi sangat singkat dan dengan bekal uang yang sangat sedikit. Saya menginap di Wisma Siswa Merdeka, milik Indonesia, jadi relatif biaya hotel tentunya lebih murah. Tujuan awal saya seminar di Oxford, hanya satu hari, di London 5 hari. Mengasyikkan. Kemana-mana naik under ground train, meskipun sendiri tapi tak takut kesasar, karena ada map yang dapat kita pelajari.
    OK Teman2 Indonesia yang mau ke London bisa e mail ke Kedubes Indonesia di London untuk dapat penginapan yang terjangkau bagi yang kantongnya pas-pasan seperti saya.

  • victor

    buset… lengkap sekali informasinya…. jadi ga sabar untuk jalan ^^

  • francisko

    om…saya minta tolong donk harga ke london berapa kalau PP yang murah sekali dan aman…cita2 sih ingin ke inggris mau sekolah sepakbola om…
    tolong di kirim melalui email aku ya…..please…..
    cro_ens@ymail.com
    thanks…..om….

  • Nadia

    saya mau ke london bln dpn (mudah2an) saya msh bingung ttg london pass dan oyster card , apakah bisa beli online? utk oyster card berapa ya hrgnya? terima kasih

    • Alist

      @Nadia, London Pass memang harus dibeli online karena tidak dijual di London. Setelah bayar, nanti tinggal ambil fisik kartunya di kantor mereka di London.

      Sedangkan Oyster Card dapat dibeli di semua stasiun underground, termasuk di stasiun Heathrow airport. Harga kartunya 5 pound ditambah nilai yang ingin diisi ke dalamnya. Biasa sih saya isi 15 pound utk pemakaian 3 hari.

      • Nadia

        @Alist, terima kasaih infonya..
        utk london pass ,sebaiknya saya beli paket berapa hari ya? saya berencana untuk membeli paket bersama travel,kalo yang mas alist pakai itu bersama travel apa bukan ya?
        terima kasih

  • indri

    Alo Mas .. aku indri dari bandung,

    ada rencana niceh bulan ini mau ke inggris atss undangan teman buat liburan, minta tipssssnya dong gimana baiknya dan apa saja yang harus persiapkan untuk apply visa . . ama waktu interview ama embassynya emang di tanya apa aja ? jadi deg-degan banget . . . kalau invitation letternya dari teman apakah ada masalah ? . . minta sarannya ya mas

  • Alist

    @Nadia, beli London Pass sesuai dengan keperluan saja. Mungkin yang 3 hari adalah best value, kalau waktu terbatas cukup beli 1 day pass. Utk travel saya pakai Oyster, tidak perlu travel card.

  • Alist

    @indri, Untuk Visa UK wawancara sangat jarang karena aplikasi visa diserahkan kepada VFS sebagai agent. Yang penting dokumen lengkap supaya tidak bolak-balik.

    Invitation letter kalau dari teman yang belum bekerja akan cukup sulit diterima. Biasanya invitation adalah lebih ke perusahaan, sekolah, atau keluarga.

  • adelina

    Salam kenal mas Alist….Aku Adel dari Bandung

    Aku dan anakku (11 thn) berencana travelling ke Eropa thn 2011. Tulisannya sgt informatif n menjadi inspirasi itinerary-ku. Mohon saran, waktu yg tepat untuk pergi kesana bulan apa. Rencanaku Maret atau September. Benarkah Maret Cuacanya sangat dingin?. thx b4 :)

    • Alist

      @adelina, Tergantung tujuannya sih ke London mau ngapain: lihat salju atau lihat pemandangan summer atau cuma jalan biasa. Secara umum Nov-Jan musim dingin bersalju dan tarif hotel paling murah, sedangkan Feb-Maret dan Sept-Oct adalah moderate. Summer (Jun-Agust) paling mahal.

      Maret dan Sept suhu sekitar 10-18 derajat celcius, sebenarnya tidak terlalu dingin asal bawa pakaian yang benar. Kelebihan jalan di bulan2 ini adalah objek wisata tidak ramai, sehingga tidak perlu antri berjam-jam dibandingkan summer. Kekurangannya adalah langit selalu berwarna abu2 (jika sedang tidak ada matahari) sehingga jika di-foto mungkin kurang ‘berwarna’.

  • adelina

    Thx responnya mas Alist….

    Tujuannya cuma jalan biasa aja. Jadi kemungkinan Maret deh klo gtu. Iseng2 aku dah buka venere utk cek harga2 hotel sesuai yg mas Alist n istri pake kemaren. Mohon info lagi mas, pernahkah coba booking hotel via ryanair.com? karena saya bandingkan kok harga2nya lebih murah dibandingkan agoda dan venere.

    Mohon saran lagi mas, Baiknya pesan hotel dari sini atau nanti setelah sampai sana saja? dan apa transportasi terbaik antar negara?. Rencana kota tujuan : London-Roma-Florence-Venice-Lucerne-Paris-Frankfurt-Brussel-Amsterdam. Mohon saran bila waktu yg saya miliki hanya sekitar 16-20 hari.

    Saya dah sering cek harga2 pesawat low cost disana klo promo menjadi sangat terjangkau. Yg menjadi pertimbangan saya bgmn transportasi dari bandara menuju hotel yg notabene saya pilih dekat dengan underground. Thx 4 sharingnya mas, krn ini sangat membantu :)

  • mely

    bln july nanti aku mau ke london juga, adik aku graduation, jadi mau skalian jalan2… katanya mendingan kalo disana nginep di KBRI ya?? cuma 17 pound aja per org per mlm, bener ga ya?? kl emang bener, gimana cara buat booking di asrama KBRI di London??

    • Alist

      untuk harganya memang murah, tapi harga terakhir harus di-confirm lagi. Cara booking adalah via telepon.

      Ada 2 wisma yang dikelola oleh KBRI London:
      Wisma Caraka (telepon: +442082028451)
      Underground terdekat: Hendon Central station

      Wisma Merdeka (+442084528936)
      44, Dartmouth Road. Willesden Green
      Underground terdekat: Willesden Green station

      • John

        @Alist, lebih nyaman yang mana antara wisma caraka atau wisma merdeka ? minta alamat email wisma tersebut.

  • andi

    klo 5 hari pp, biaya yg palin minim dng menginap di kbri bisa 20 jt ?

  • Budi

    Mau tanya dong saya tgl 4 september sampai di london ,.itu hari sabtu,.minggu siang saya jam 2 an saya berangkat ke cambridge ada seminar,.kembali tgl 7 siang,.tgl 8 malam sy kembali,..kira kira sy ambil london passnya yg berap hari,.dan diguankan pd hari apa? Dan kemana aja? Ada advice . .?

    Kalau di london hari minggu toko tutup nggak yah ?

  • yeni atengena

    mas mau tanya2 info lebih detail dong… sy sama suami dan teman rencana mau ke london tahun depan…. boleh minta alamat YM nya … mau tanya soal penginapan dll…
    thanks ya mas

  • entin

    thanks tulisannya menjadi referensi perjalananku ke london, buat tambahan info kemaren saya menginap di guest house KBRI lumayan juga murah, minimal deket dengan tube, jadi kemana2 gampang. Wisata di london beredekatan jadi nga perlu ongkos banyak asal kuat jalan kaki aja, kecuali untuk melihat wisata di luar kota london bisa menggunakan kereta luar kota, keretanya nyaman.

    • John

      @entin,
      Non, gimana cara bookingnya ? bisa lewat email tidak ? karena kami masih di Indonesia. berapa harganya dan vasilitas apa saja yang ada dikamar wisma.
      Trims

  • John

    Mas,
    Saya ada rencan ke UK awal february 2011, mohon info alamat email KBRI di london untuk booking wisma, apakah boleh 1 kamar berdua, sama teman saya dosen. Tadi diatas dijelaskan ada 2 wisma (Caraka dan Wisma Merdeka) kira-kira yang nyaman dan dekat kota yang mana? Apakah di setiap kamar kamar mandi didalam atau sharing diluar.
    Mohon sarannya terima kasih

  • John

    Mas,
    Saya hanya punya visa UK, bila kami pingin ke schengen atau eropa apakah bisa mengurus visa schengen di London jenis visa on arrival yang berlaku 1 minggu atau terserah aturan yang berlaku. Karena kami tidak mungkin mengurus visa schengen di Indonesia (tidak cukup waktu).
    Terima kasih

  • hans

    Mas,

    Saya ada rencana menikah di jerman di tahun 2012 nanti..
    boleh minta ym ny?ato contact yg bs dihubungi,saya ingin mencari informasi sebelum saya kesana..
    Terima kasih

  • baha

    mass.. adakah guide asli orang indonesia disana.. mohon info nya terimakasih

  • Muawanah (Ana)

    Mas Alist – Slmt pagi, salam kenal
    Mas, tlg bantu info sebanyak2nya buat kami, kami (saya/bu ana dan pak badrudin)dari Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut Lampung di bawah Kementrian Kelautan dan Perikanan dapat undangan untuk menghadiri acara konferensi Climate Change di hotel Palace Garden, tgl 27-31 okt 2011. Kami berdua dapat bantuan biaya dari panitia 3600 pounds (tdk full bantuan begitu kata panitia), kira-kira berapa sih mas standar biaya yg harus kami siapkan. Kami rencana mau kembali ke jkt tgl 2 November, dan setelah ceck out hotel tgl 31 okt lami ingin nginep di wisma KBRI, bgmn caranya, mohon alamat email dan kontak person orang KBRI, tks

    Muawanah (Ana)

  • trie

    sore. mas.

    Mas, saya baru kali ini mau ke luar negeri. Bahasa planet saya acak adul, ribet ga mas disana? dan ini ada pertanyaan, mohon cepat dibalas :
    1. Berapa minimal uang cash yang harus dibawa dan minimal rek tabungan klau saya mau ke london.
    2. Rencana saya go desember 2011 ( 1 bulan ), dan tinggal dimana yang bisa di booking selama disana ( apartemen/hotel/wisma )

    Trimsss berat.

    • Alist

      @trie, hitungan kasarnya adalah perlu 60-80 Pound per hari termasuk penginapan.
      Utk penginapan, banyak kok hostel yang cukup murah di pusat kota, bisa refer ke Venere (atau lihat link Hotel booking di blog saya).

  • trie

    yayaya, maturnuwun banget, sudah ketemu.
    mas, terus terang aku deg degan, soale aku sendiri, koyo jarum kecil jatuh ke jerami wkwkwkwkwkwk…. pokoke Gusti mesti melok aku mas, madep mantep…budal… ehhh sukur2 ada temen seperjalanan, semoga….maklum mas… wong ndeso mlebu no negorone wong liyo.
    eh ada yang belum dijawab nih.. berapa minimal uang cash yang harus di pegang ditangan? bebas apa gimana? euro,pound,dollar, ntar kena cekal lagi dikira money loundry hehehehe…
    terimakasih kasih berat…..
    gbu

  • Fiza

    Terima kasih atas informasinya, ada yang kurang lengkap nih, kalau mau booking wisma caraka atau wisma merdeka gimana caranya?? Anda tdk mencantumkan alamat emailnya. Apakah ada websitenya?

  • yovita

    Dear Alist, apa ada rencana untuk adain Europe tour lagi u/ bulan Maret – Mei saat tulip festival? Thanks :)

  • nedya

    salam. saya mau bertanya, kalau saya ingin ke manchester apakah saya harus ke london dulu untuk melapor di kedutaan indonesia atau saya boleh langsung ke manchester tanpa melalui london? terimakasih atas jawabannya :). salam

    • http://Javamilk.com Alist

      @nedya, Kalau pesawatnya bisa direct langsung ke Manchester tanpa turun/via di London, ya berarti bisa langsung.

      • nedya

        @Alist, berarti tidak ada masalah dengan keimigrasian? soalnya saya dapat cerita dari teman yang mau ke turin (itali), dia harus lapor dulu ke kedutaan indonesia di roma. kalau ke manchester tidak seperti itu ya?
        *berdasarkan hasil googling saya sih ada penerbangan langsung ke manchester, beberapa saya dapat dari link yang Anda berikan di halaman2 sebelum ini*. terimakasih infonya :)

  • alist

    @Veve, Hotel travelodge harga kamarnya berbeda-beda tergantung hari. Coba gunakan feature Saver Search untuk menemukan harga kamar 29-49 GBP. Biasanya harga itu ada di hari Minggu-Senin. Setelah itu baru baru booking hari-hari lain dgn harga normal (booking terpisah).

    Kalau memang lagi mahal, bisa dicoba Travelodge Euston atau Tower Hill. 2 hotel ini juga dekat dgn tube.