Panduan Wisata ke Melbourne Part 2

Lake Mountain Ski Resort

Hari ini saya khususkan menuju ski resort untuk main salju, ya pas di akhir Juni jadi daerah pegunungan sekitar Melbourne sudah mulai mendapat limpahan salju.

Ada beberapa tempat yang menjadi destinasi main salju. Umumnya dan yang paling terkenal adalah Mount Buller, 3 jam menggunakan mobil dari Melbourne. Ada juga Mount Baw Baw (2.5jam), dan yang saya pilih adalah Lake Mountain (2 jam) yang lebih dekat.

Walaupun terlihat 2-3 jam perjalanan tidak capek, sebenarnya cukup melelahkan. Pertama selagi di highway jalan tidak bisa kencang (maksimal 100km/jam) dan monoton lurus, juga saat mulai di kawasan pegunungan jalan akan berkelok-kelok. Juga pertimbangkan jika cuma daytrip, berarti harus menempuh waktu yang sama untuk pulang, dalam kondisi jalanan gelap tanpa penerangan.

Jadi coba riset saja prefer yang mana. Mount Buller lebih ke permainan ski (ada ski lift) yang cukup advance, sedangkan Lake Mountain memang khusus untuk family and kids oriented dengan permainan toboggan.

Tips: sebelum ke ski resort, sebaiknya cek webcam di website mereka untuk mengetahui kondisi cuaca, prediksi, juga apakah punya cukup salju.

Jika Anda bawa mobil, maka akan bayar tiket 'resort entry fee'. Untuk Lake Mountain adalah $56 per mobil, orang di dalam mobil tidak dihitung lagi. Tidak ada opsi public transport ke sini. Sedangkan ke Mount Buller lebih populer, tersedia shuttle bus tiketnya bervariasi tergantung operator, expect sekitar $50 per orang sudah termasuk entry fee.

Notes: jika rental mobil sebenarnya harus beli snow cover jika Anda naik ke gunung seperti ini, juga perhatikan apakah harus membawa/sewa snow chain buat roda mobil anti-slip.

Inilah penampakan Lake Mountain Ski resort

Lake Mountain

Anda bisa sewa 'gear' di sini, atau sewa di toko lain saat masih di 'bawah gunung' yang tentu lebih murah. Saya sewa di toko Cross Country Ski Hire ini, $74 utk 2 dewasa dan 2 anak, meliputi: celana tahan air, sepatu boots, dan toboggan. Tentunya nanti saat pulang mesti lewat dan kembalikan ke toko yang sama. Ingat celana mesti yang model plastik kayak terpal supaya tidak basah, juga sepatu perlu yang tahan air. Makanya rental adalah pilihan terbaik. Jaket dan sarung tangan bisa bawa sendiri asalkan buat winter.

Pakaian lengkap main salju

Di sini terdapat 2 toboggan run, satu yang seperti foto atas, dan satu lagi yang sedikit lebih ekstrim jadi bisa turun lebih kencang, dan relatif lebih sepi (karena tampaknya orang sudah happy dengan run yang pertama).

Teorinya satu hari juga kurang puas buat anak2. Jadi kalau punya waktu, pertimbangkan menginap di sekitar kawasan ski resort jadi bisa lanjut main keesokan harinya.

Great Ocean Road

Salah satu roadtrip yang disebut must-do dan scenic drive kalau di Australia, adalah rute Great Ocean Road. Secara resmi startnya dari Torquay terus menyusuri coasting hingga Warrnambool dan Portland. Tapi rute utama yang biasa dilakukan orang adalah dari Apollo Bay hingga Twelve Apostles. Idealnya kita perlu istirahat dan break rute ini menjadi 2-3 hari sehingga tidak terlalu melelahkan dan bisa mengunjungi highlight masing-masing tempat.

Tapi namanya orang Indonesia, nyetir seharian itu sudah biasa kan. Jadi saya melakukan daytrip dari Melbourne. Saya start dari Melbourne city, langsung menuju Twelve Apostles lewat inland (via Colac). Perjalanan non stop mestinya adalah 2,5-3 jam, perlu saya break karena memang agak membosankan di sekitar 2 jam pertama hanya jalanan highway dan tidak bisa ngebut.

Lagian kalau ketemu view gini yah harus berhenti dan menikmatinya kan...

Twelve Apostles

Dan inilah view Twelve Apostles... deretan batu tebing yang katanya terus berubah karena terhempas ombak. Dulu ada 12, sekarang tinggal berapa. Mungkin bagi Anda foto ini gak justify untuk road trip, tapi bagusnya pemandangan ini memang harus dinikmati dengan mata kepala sendiri.

Menuju ke sini, arahkan GPS Anda ke Twelve Apostles Car Park, parkir di situ lalu ada walkway menuju viewing platform sekitar 300-400 meter jauhnya.

Twelve Apostles

Disarankan datang pagi sebagai destinasi pertama, karena lebih siang akan lebih ramai (karena rata-rata tour ambil rute jalan ke Apollo Bay dulu).

Loch Ard Gorge

Sekitar 1,5 km dari Twelve Apostles ke arah Port Campbell, parkir lagi di Loch Ard Gorge. Kali ini siapkan kaki untuk menuruni rangkaian tangga untuk melihat kumpulan tebing lebih dekat. Juga lepas sepatu atau sandal ya, pasir kuning siap menemani perjalanan ini.

Turun ke pasir

Boleh lah celup-celup kaki, air nya dingin-dingin segar!

Bagi yang tidak ingin turun ke pasir tapi ingin 'sedikit' jalan, bisa ke Tom and Eva Lookout, menawarkan view yang berbeda. Posisinya ada di sebelah kanan kalau lihat di foto di bawah ini.

Bird-eye view photo credit

Gibson Steps

Tidak jauh juga dari Twelve Apostles, selain Loch Ard Gorge, ini kawasan pantai yang lebih panjang. Sama juga, perlu siapkan kaki untuk turun (lalu pulangnya naik) tangga yang setinggi tebing seperti di foto ini.

Gibson Steps Costal

Tentu setiap view di sini rewarding. Yang penting minum air yang banyak aja hehehe, free water fountain terdapat di parkiran Twelve Apostles kok.

Apollo Bay

Okay, selesai dari sini, saya baru nyetir ke arah Apollo Bay. Kota kecil ini sebenarnya cocok jadi tempat nginap kalau mau jalan santai. Tersedia penginapan juga fasilitas buat traveler seperti restoran dan supermarket IGA Express.

Saya istirahat dulu sebagai sopir, sambil anak-anak dilepas main di playground di seberang hotel Comfort Inn.

Tujuan saya ke sini adalah naik ke Marriner's Lookout. Bisa pakai mobil hingga lokasi parkirnya, lalu masih perlu jalan sekitar 400-500 meter (menanjak). Buat dapat view seperti ini...

View ke Apollo Bay

Hari sudah menjelang gelap, jadi harus nyetir pulang kembali ke Melbourne selama 3 jam. Hari ini agak spesial, di daerah barat Melbourne ditutupi kabut tebal dari pagi. Saat saya jalan balik di malam hari kabut lebih seram lagi karena jarak pandang hanya sekitar 10 meter di highway. Jadi hanya dengan modal lampu mobil, dan lampu mobil di depan jika pas terlihat, jika tidak ada berarti hanya sinar lampu mobil saya di tengah kegelapan.

Lanjut ke Melbourne Museum

Klook.com

Cari Hotel Murah