Menjajal Shanghai Maglev Train

Published on

Apa rasanya naik kereta dengan kecepatan 430 kilometer/jam tapi tidak ada roda yang menempel di rel?

Naik kereta super cepat atau bullet train sudah lumrah baik di Eropa dengan naik TGV atau ICE, maupun di Jepang dengan shinkansen. Kereta Eurostars dari Paris ke London bisa mencapai 300km/jam adalah salah satu jalur kereta paling sibuk di Eropa, contoh lain adalah ICE High speed train dari Frankfurt ke Köln kalau mau versi Jerman tulennya.

Tapi untuk Asia kereta super cepat hanya ada di beberapa negara: embahnya di Jepang, juga di Taiwan dan di China. Nah, umumnya kereta ini pasti punya rangkaian roda yang jalan di atas rel. Tapi kalau pas mendarat di Shanghai, China, jangan lewatkan kesempatan mencoba Maglev Train, kereta yang tidak pakai roda.

MAGLEV TRAIN

(Shanghai Pudong Airport ke Shanghai City, vv) Ini adalah kereta tercepat di dunia yang sudah rutin beroperasi sejak 2004. Kereta Maglev berjalan dengan mengambang, tidak ada gesekan dengan rel, karena menggunakan efek magnet untuk mengangkat kereta sekitar 1cm di atas track kereta, memastikan tidak ada suara dan friksi gesekan.

foto diambil dari wikipedia

Shanghai Maglev Train beroperasi dengan kecepatan 430 km/jam, dan kadang kecepatannya diturunkan jadi 300km/jam di jam tertentu. Perjalanan sejauh 30km dari Pudong International Airport (PVG) hingga Longyang Rd Metro Station, di Timur Shanghai, hanya perlu waktu 7 menit 20 detik, tidak perlu kena macet ala Shanghai.

Untuk naik kereta ini saat kita tiba di Shanghai Pudong Airport, ikuti papan petunjuk Train saat di arrival hall. Sekitar 5 menit jalan kita akan tiba di loket tiket. Tiket keret adalah 50 Yuan satu arah, atau 80 Yuan pp.

Kereta Maglev ini tidak selalu penuh, tergantung jam, juga sebenarnya bukan moda transportasi yang populer untuk traveller di sana, karena Longyang Station sebenarnya masih belum tengah kota, kita perlu sambung dengan kereta Shanghai Metro jika ingin menuju pusat kota seperti Nanjing Rd atau The Bund area.

Keberangkatan ada sekitar 15-20 menit sekali, jadi cukup tunggu jadwal yang ada. Begitu jamnya akan mendekati, kita baru diperbolehkan masuk ke platform kereta.

Begitu masuk, kita akan melihat suasana kereta seperti umumnya. Ada VIP Class dan Kelas biasa yang duduknya 2-2. Bedanya adalah ada layar LCD di atas pintu tiap gerbong yang akan menunjukkan kecepatan begitu kereta mulai meluncur.

Suasana tetap saja senyap begitu kereta mulai meluncur, dari pelan hingga top-speed di 430 km/jam.

Belum sempat pejam mata, dalam 7 menit kita sudah tiba di stasiun tujuan yaitu Longyang Rd. Dengan berat hati terpaksa harus angkat pantat dan keluar kereta. Jangan heran lihat pemandangan turis yang sudah turun lalu masuk lagi untuk naik kereta kembali ke Airport :)