Panduan Jalan di Sapporo

Javamilk Japan Series

Sekarang mari kita bahas tentang kota Sapporo, kota terbesar di Pulau Hokkaido. Anda bisa jadikan Sapporo sebagai base untuk menjelajah Hokkaido, misalkan ke Otaru, Niseko, Furano, atau Biei.

Susukino Shopping Area

Transpor ke Sapporo

Ada 2 cara menuju ke kota ini, pakai pesawat mendarat di New Chitose Interational Airport (CTS) atau dengan JR Train (jika dari Tokyo atau Hakodate). Jika Anda naik AirAsia, bisa pilih rute Kuala Lumpur langsung ke Sapporo Chitose (CTS), jadi tidak perlu lewat Tokyo. Scoot juga ada penerbangan dari Singapore menuju Sapporo.

Dari Chitose Airport, kita bisa menuju Sapporo Station dalam waktu 30 menit menggunakan JR Rapid Airport (free dgn JR Rail Pass)

Itinerary di Sapporo

Ada beberapa tempat wisata di kota Sapporo yang layak dikunjungi, saya tidak mengunjungi semua karena terbatasnya waktu. Kalau mau mengunjungi semua tempat ini Anda perlu waktu 2-3 hari.

  • Sapporo Clock Tower
  • Sapporo TV Tower
  • Sapporo Former Government Building
  • Mt Okura Ski Jump Observatory
  • Mt Moiwa Observatory
  • Shiroi Koibito Park
  • Ramen Alley
  • Sapporo Beer Museum

Penginapan di Sapporo

Untuk hotel di Sapporo, saya sarankan tinggal di sekitar daerah JR Sapporo Station, Odori, atau Susukino. Tempat ini ibaratnya pusat keramaian, jadi akses transportasi dan makanan banyak pilihan deh. Ketiga tempat tadi adalah 3 buah stasiun kereta, tetapi terdapat underground mall yang menghubungkan ketiga stasiun ini, jadi kalau pakai kaki bisa jalan hingga 1,5km dari ujung ke ujung. Tarif kamar di Sapporo jangan cari yang murah karena sulit ketemunya...

Beberapa pilihan hotel :

  • Mercure Sapporo, sekitar 50m dari Susukino Station, dari jaringan Accor yang sudah Anda pasti kenal.
  • MyStays Sapporo Station, budget hotel yang cabangnya banyak di Jepang. Rate mulai dari sekitar ¥4000 per orang.
  • Century Royal Hotel, dekat Sapporo Station, rate sekitar 1,2jt per malam.

Opsi yang lebih hemat jika liburan berdua atau lebih adalah menyewa rumah/apartemen lewat Airbnb, biasa berbentuk rumah atau unit apartemen, untuk Sapporo harganya bisa sekitar USD 50-80 per malam untuk 2 orang. Biasa sudah lengkap dengan dapur dan microwave sehingga bisa masak sendiri. Host yang baik bahkan akan menyediakan pocket wifi gratis yang bisa kita bawa-bawa. Btw, link airbnb tadi adalah referal dan Anda akan dapat credit $20.

Tempat Wisata di Sapporo

Sapporo TV Tower and Clock Tower

Ini adalah pusat kota, sekaligus landmark kota Sapporo. Nasib saya tidak sempat ke sini juga karena menurut saya kurang sip (dibanding Tokyo Tower). Ya TV Tower nya terlalu pendek dibanding gedung2 tinggi di Sapporo. Silakan di google saja ya hehehe.

Mt Okura Ski Jump Observatory

Nah jadi saya habiskan waktu di mana? Saya naik ke Mt Okura, salah satu gunung/bukit untuk melihat kota Sapporo dari ketinggian. Untuk ke sini adalah dengan naik subway Tozai Line dari Odori hingga Maruyamakoen Station, lalu sambung dengan bus #14 dari terminal bus. Tapi karena jadwal bus nya sekitar 30-40 menit sekali di non-peak hour, saya putuskan naik taksi dari Maruyamakoen (sekitar 800 yen saya lupa persisnya), juga karena halte stop bus masih beberapa ratus meter di bawah Ski Jump Stadium dgn kontur menanjak.

Tempat ini dipakai sebagai arena lomba luncur Ski di musim winter, tetapi kalau summer jadi observatory saja. Kita beli tiket chair-lift ¥500 untuk naik ke atas. Kursi yang kita naik ini ada pengamannya, jadi jangan takut jatuh kok... pokoknya mengasyikkan.

Dilihat dari lower station, sebelah kanan adalah luncuran ski

Sampai di atas... pemandangan Sapporo yang putih bersih tampak indah. Jangan lupa hawa sejuk hampir sepanjang tahun di sini.

Naik Chair Lift

Okurayama Observatory

Pulangnya baru deh pakai kaki menyusuri turunan bukit ini, sekitar 10 menit sampai di halte bus untuk naik bus #14 kembali ke kota.

Anda bisa pilih mau ke Mt Moiwa (biasa orang ke sini melihat pemandangan malam Sapporo) atau Mt Okura, kurang lebih sama saja. Bedanya Mt Moiwa tidak ada chair lift, naiknya pakai ropeway (cable car ¥1100).

Ramen Alley (Raumen Yokocho)

Kalau di Yokohama ada Ramen Museum, maka di Sapporo ada Ramen Alley, tempatnya tidak jauh dari exit Susukino station. Ini adalah sebuah gang sempit tempat beberapa kedai ramen berkumpul. Karena tempatnya kecil, jadi Anda harus siap antri dan siap makan cepat. Satu kedai paling cuma muat 4-5 orang duduk. Rasa ramen nya bervariasi, Anda tinggal lihat mana yang cocok.

Sapporo Ramen Alley

Tempat Shopping di Sapporo

Seperti yang saya jelaskan di atas, untuk shopping kita nemplok saja di poros JR Sapporo Station-Odori-Susukino, Jalanan sepanjang 1km lebih ini penuh dengan shopping centre, baik yang above ground alias pinggir jalan maupun underground. Mau cari apa juga ada, terutama fashion sih ya seperti Mitsukoshi, ada juga toko segala ada Don Quijote di sini. Yodobashi dan BIC Camera, 2 toko elektronik terbesar di Jepang juga ada di dekat Sapporo Station.

Satu yang jangan dilewatkan, mencicipi Cheese Tart ala Sapporo... Nama tokonya Kinotoya, ada di JR Sapporo Station. Dari jauh saja wanginya sudah tercium, rasanya mantap.

Kinotoya Cheese Tart

Shiroi Koibito Park

Ini tempat yang mungkin menarik jika membawa pasangan atau anak-anak: pabrik biskuit coklat yang sekaligus punya taman yang indah. Biskuit coklat Shiroi mungkin akan jadi oleh-oleh yang paling banyak orang beli saat wisata di Sapporo dengan merk Ishiya. Sebenarnya menurut saya biasa saja kok, tapi kalau gak beli kan salah juga.

Chocolate Biscuit Shiroi

Highlight di sini adalah masuk ke dalam tamannya yang cukup luas (free), bayangkan kira-kira designnya seperti Farmhouse di Lembang. Ada kereta mini untuk anak-anak yang cukup impresif, serta setiap 1 jam ada lonceng dengan musik dan animasi boneka gerak di atap gedung.

Garden di Ishiya Shiroi Chocolate Factory

Petit Train

Jika Anda ingin ikut ke Factory Tour, bayar tiket ¥600 (nanti akan dapat biskuit sample kok). Isinya gak terlalu penting, kebanyakan adalah koleksi pribadi pemilik Chocolate Factory ini, tapi kalo gak masuk nyesel juga hehehe, jadi saya sarankan ikut saja.

Sapporo Beer Museum

Ada satu tempat lagi Sapporo Beer Museum yang recommended tapi saya tidak sempat pergi (juga karena bawa anak2), tempat di mana merk Sapporo Beer yang terkenal itu berasal. Tempat ini masuknya gratis dan bisa berkesempatan mencicipi beer pula bagi yang berminat.

Next

Silakan lanjut lagi ke artikel sekitar Sapporo seperti Daytrip ke Otaru, Furano (in writing), atau ke kota Asahikawa.

Cari Hotel Murah