Menghitung Budget Jalan ke Jepang

Published on

Akihabara District

Dengan semakin gencarnya promosi wisata ke Jepang, mulai banyak orang Indonesia yang melirik Jepang sebagai destinasi liburan sebagai alternatif dari wisata ke Hong Kong dan China. Umumnya cara yang paling mudah dan aman adalah dengan ikut group tour yang banyak dipasarkan oleh travel agent di Indonesia seperti JALan Tour, Dwidaya, Panorama Tour, dan lainnya, tetapi sebenarnya wisata ke Jepang bisa kita jalankan sendiri tanpa tour guide.

Saya sudah buatkan beberapa artikel panduan wisata ke Jepang yang tinggal Anda ikuti. Nah biasa pertanyaan pertama orang adalah masalah budget atau biaya hidup di Jepang yang masih punya stigma 'mahal'. Biasanya saya agak malas membahas topik ini karena gaya hidup tiap orang berbeda; contohnya yang biasa minum kopi Starbucks tiap hari di Jakarta tetapi masih berteriak bilang makan di negara orang seharga 50 ribu dibilang mahal. Tapi untuk kali ini mari kita hitung berapa ongkos liburan ke Jepang tanpa tour.

Sebelum sampai pada hitung-hitungan, mari kita split budget wisata ke beberapa bagian. Di sini saya akan berangkat dengan asumsi wisata moderat, bukan wisata melarat, juga bukan model backpacker. Intinya hitungan di sini bisa dipakai untuk anda jalan sendiri, bawa istri dan anak, atau bawa orang tua. Kalau mau cari yang wisata ke Jepang dengan modal 5 juta, silakan browsing2 di tempat lain ya, ini bukan tempatnya hehehehe.

Tiket Pesawat

Dengan asumsi ini tahun 2016, saya random mencoba booking tiket pesawat AirAsia rute Jakarta-Tokyo Haneda, harga tiket pesawat-nya adalah sekitar Rp 5,600,000 pp tanpa bagasi. Tentu ini bukan tarif promo. Biasa jika promo kita bisa dapat sampai Rp 3,200,000 pp. Ini yang akan saya pakai dalam perhitungan. Mau lebih murah lagi? Tunggu promo 0 rupiah AirAsia, cuma biasanya beli setahun di-muka, mungkin total pembayaran juga sekitar 2-3 juta pp.

Selain AirAsia, penerbangan low cost lain yang bisa dicari adalah dengan Scoot dan Jetstar.

Nah, kalau mau naik penerbangan full-service, bisa coba pakai Garuda (direct Jakarta-Haneda) yang tarif promo nya Rp 6,000,000 pp. Opsi lain bisa coba cari Singapore Airlines, Malaysia Airlines, atau Cathay, rata-rata seharga USD 460-550 pp, kalau dikonversi yah sekitar 6 jutaan di 2016. Kalau Japan Airlines dan ANA pengalaman saya hampir hopeless dapat harga promo.

Hotel

Hotel di Jepang, terutama di Tokyo, cenderung kamarnya berukuran kecil. Rata-rata punya kamar untuk tinggal 1 orang (single bed). Maklum suka dipakai untuk business trip oleh warganya sendiri. Jadi kalau traveling solo memang jadinya benar-benar bayar tarif 1 single bed.

Saya asumsikan tinggal di hotel yah, yang berbintang 2, tarif satu kamar single-bed adalah JPY 3000-5000, dan untuk kamar 2 orang (double-bed) sekitar JPY 6000-8000. (1 JPY = Rp 119, per Feb 2016). Kadang Anda mesti membaca detil ukuran double-bed, karena ada yang lebarnya 140cm!! Kalau bawa istri mungkin oke, tapi kalau teman yang tidak terlalu dekat nanti bisa terjadi hal-hal yang diinginkan hehehe. Ada kok ranjang ukuran 160 atau 180cm, tarifnya sedikit lebih mahal. Intinya Anda mesti seksama membaca detil.

Opsi yang lebih hemat jika liburan berdua atau lebih adalah menyewa rumah lewat airbnb, biasa berbentuk rumah atau unit apartemen, untuk Tokyo harganya bisa sekitar USD 50-80 per malam untuk 2 orang. Biasa sudah lengkap dengan dapur dan microwave sehingga bisa masak sendiri. Host yang baik bahkan akan menyediakan pocket wifi gratis yang bisa kita bawa-bawa. Btw, link airbnb tadi adalah referal dan Anda akan dapat credit $20.

Transport

Asumsi sehari kita bisa mengunjungi 3-5 tempat wisata sekaligus, dan biaya transport dengan kereta subway adalah JPY 200 per trip. Akan lebih murah lagi jika kita beli subway pass seperti di Tokyo.

Subway Pass

Jika kita main hanya 1 kota aja maka biaya transport yah cuma sepert di atas. Jadi misalkan 5 hari full main di Tokyo trus pulang. Atau khusus hanya main di Osaka-Kyoto 5 hari.

Transportasi antar kota biasa menggunakan shinkansen atau kereta cepat. Tiket shinkansen untuk rute Tokyo-Osaka sekitar JPY 13,000 satu arah. Sedangkan kereta biasa jarak dekat seperti Tokyo-Hakone sekitar JPY 2000. Memang ini komponen yang paling mahal di dalam transport. Pertimbangkan membeli Japan Rail Pass jika akan melakukan trip Tokyo-Osaka pulang pergi dalam 7 hari.

Makan

Sekali makan rata-rata adalah JPY 400-600. Ini adalah porsi makan ramen, beef bowl, atau curry rice. Sedangkan bento siap makan yang bisa dibeli di stasiun kereta (ekiben) atau supermarket bisa berkisar mulai dari JPY 300-700 per porsi.

Sedangkan minuman biasa tidak menjadi soal. Setiap restoran biasa menyediakan minuman gratis untuk setiap tamu, misalkan cold ocha untuk makan nasi, dan hot ocha untuk makan ramen. Bisa refill sepuasnya.

Tendon Rice Set Tenya JPY 500

Tempat Wisata

Banyak kok tempat wisata yang gratisan, biasa berupa kuil atau sekedar shopping district seperti Harajuku atau Akihabara. Yang lumayan mahal adalah membeli tiket naik Tokyo Tower, atau Sky Tree, atau naik gondola/cable car, yang mana ini tidak saya hitung.

Asakusa Sensoji Temple, gratis tiket masuk

Total

Oke sekarang mari kita buat dalam semacam tabel perhitungan, dengan 2 contoh kasus.

Kasus A: liburan 7 hari 6 malam ke Jepang, berangkat dua orang, jalan ke rute favorit: Tokyo-Kyoto-Osaka. Tetapi ini dihitung biaya per orang. Asumsi 1 JPY = Rp 120 di tahun 2016. (Btw beruntung juga saya pernah wisata ke jepang saat rate 1 JPY hanya Rp 105)

Item Harga Catatan
Tiket Pesawat Rp 3,500,000 dengan AirAsia
Penginapan Airbnb Rp 3,000,000 Rp 400,000 per orang * 6 malam
Lunch dan Dinner Rp 720,000 JPY 1000 * 6
Breakfast dan Snack Rp 288,000 JPY 400 * 6
Transportasi Lokal Rp 420,000 JPY 600 * 6
Transportasi Antar-kota Rp 3,240,000 JPY 27000 Japan Rail Pass
Internet Rp 600,000 JPY 5000 sewa wifi atau beli sim card
Tempat Wisata Rp 360,000 JPY 500 * 6
Total Rp 12,128,000

Oke, jadi dengan biaya 12 jutaan (jiahh mirip bahasa jualan property) per-orang, kita sudah bisa wisata ke Jepang, dapat 3 kota, berlibur gaya moderat bukan melarat.

Kasus B: liburan 7 hari 6 malam hanya main di Tokyo, plus sekitaran (Hakone atau Kawasaki&Yokohama). Tetap dihitung biaya per orang.

Item Harga Catatan
Tiket Pesawat Rp 3,500,000 dengan AirAsia
Penginapan Airbnb Rp 3,000,000 Rp 400,000 per orang * 6 malam
Lunch dan Dinner Rp 720,000 JPY 1000 * 6
Breakfast dan Snack Rp 288,000 JPY 400 * 6
Transportasi Lokal Rp 420,000 JPY 600 * 6
Transportasi Antar-kota Rp 600,000 JPY 5000
Internet Rp 600,000 JPY 5000 sewa wifi atau beli sim card
Tempat Wisata Rp 360,000 JPY 500 * 6
Total Rp 9,488,000

Jika hanya main seputaran Tokyo biayanya bisa hanya 9 jutaan! Silakan di-compare sama jualan paket tour dari travel agent dah!

Satu lagi biaya pengurusan visa ke Jepang adalah sekitar Rp 300,000 perlu Anda tambahkan jika belum punya e-passport.

Happy Travelling!

Baca juga Panduan Jalan Ke Jepang