Tips

Menghitung Budget Jalan ke Jepang (Update 2024)

  • Last updated on

Dengan semakin gencarnya promosi wisata ke Jepang, destinasi liburan orang Asia sekarang yang utama ya ke Jepang! Umumnya cara yang paling mudah dan aman adalah dengan ikut group tour dari travel agent atau yang model Open Trip, tetapi sebenarnya wisata ke Jepang bisa kita jalankan sendiri tanpa tour guide, apalagi sekarang semua informasi bisa didapat lewat Internet dan smartphone.

Terlebih untuk pemilik paspor elektronik WNI, kita bisa mengajukan Visa Waiver secara online dan gratis, jadi tidak keluar biaya visa Jepang.

Nah biasa pertanyaan pertama orang adalah masalah budget atau biaya hidup di Jepang yang masih punya stigma 'mahal'. Biasanya saya agak malas membahas topik ini karena gaya hidup tiap orang berbeda. Tapi untuk kali ini mari kita hitung berapa ongkos liburan ke Jepang tanpa tour.

Sebelum sampai pada hitung-hitungan, mari kita split budget wisata ke beberapa bagian. Di sini saya akan berangkat dengan asumsi wisata moderat, jadi gak ekstrim berhemat sampai makan mie instant atau nunggu diskon di 7-eleven tiap hari. Intinya hitungan di sini bisa dipakai untuk anda jalan sendiri, bawa istri dan anak, atau bawa orang tua.

Lagi mempersiapkan itinerary jalan-jalan ke Jepang tahun 2024?, saya tulis beberapa artikel panduan wisata ke Jepang yang tinggal Anda ikuti di link tersebut.

Tiket Pesawat

Dengan asumsi di tahun 2024, tiket termurah ke Jepang bisa menggunakan AirAsia rute Jakarta-Tokyo Haneda (via KLIA2), dan Philippine Airlines (rute Jakarta-Osaka), dan VietJet (via Ho Chi Minh City) harga tiket pesawat-nya adalah sekitar Rp 4,000,000-Rp 5,000,000 pp, (PAL include bagasi, AirAsia/Vietjet tidak ada).

Biasa jika promo kita bisa dapat di bawah Rp 4,000,000 pp. Selain AirAsia, penerbangan low cost lain yang bisa dicari adalah dengan Scoot dan Jetstar (via Singapore), dan Cebu Pacific (via Manila).

Saya pakai asumsi menggunakan pesawat AirAsia atau Cebu Pacific dan tidak ada biaya bagasi ya.

Nah, kalau mau naik penerbangan full-service, bisa coba pakai Garuda (direct Jakarta-Tokyo Haneda) yang tarif promo nya Rp 6,000,000 pp, Philippine Airlines yang sering promo dan dipakai wisatawan Indonesia, atau Eva Air (cek apakah Anda perlu visa Taiwan ya jika transit pakai Eva Air). Opsi lain bisa coba cari JAL, ANA, Singapore Airlines, Malaysia Airlines, atau Cathay, atau maskapai China seperti Xiamen Airlines atau China Southern rata-rata seharga 6jt-10jt pp (harga 2024). Paling murah bisa Anda dapatkan saat event travel fair, atau kupon promo lewat travel agent online seperti Tiket dan Traveloka.

Supaya hemat perjalanan dan waktu, saya sarankan Anda beli tiket open-jaw. Maksudnya misal berangkat Jakarta-Tokyo, pulangnya Osaka-Jakarta. Ini bisa dilakukan lewat website maskapai di menu Multi-City.

Khusus untuk maskapai ANA dari Jepang, biasa menawarkan promo gratis tiket domestik-nya. Jadi Anda bisa memesan tiket yang tidak melulu Tokyo Haneda/Narita dan Osaka.

Oh ya, karena demand ke Jepang sedang tinggi, jika Anda perhatikan tiket pesawat ke Jepang relatif lebih mahal dibanding ke Korea, walaupun jarak tempuhnya mirip-mirip. Jadi bisa pertimbangkan belok wisata ke Korea ya, ini saya juga buatkan perhitungan budget liburan ke Korea.

Hotel

Hotel di Jepang, terutama di Tokyo, cenderung kamarnya berukuran kecil. Rata-rata punya kamar untuk tinggal 1 orang (single bed). Maklum suka dipakai untuk business trip oleh warganya sendiri. Jadi kalau traveling solo memang jadinya benar-benar bayar tarif 1 single bed.

Akihabara District

Saya asumsikan tinggal di hotel yah, yang berbintang 2, tarif satu kamar single-bed adalah JPY 3000-5000, dan untuk kamar 2 orang (double-bed) sekitar JPY 6000-8000. (1 JPY = Rp 105, per April 2024). Kadang Anda mesti membaca detil ukuran double-bed, karena ada yang lebarnya 140cm!! Kalau bawa istri mungkin oke, tapi kalau teman yang tidak terlalu dekat nanti bisa terjadi hal-hal yang diinginkan hehehe. Ada kok ranjang ukuran 160 atau 180cm, tarifnya sedikit lebih mahal. Intinya Anda mesti seksama membaca detil.

Opsi yang lebih hemat jika liburan berdua atau lebih adalah menyewa rumah lewat AirBnB, biasa berbentuk rumah atau unit apartemen, untuk Tokyo harganya bisa sekitar USD 50-80 per malam untuk 2 orang. Biasa sudah lengkap dengan dapur dan microwave sehingga bisa masak sendiri. Host yang baik bahkan akan menyediakan pocket wifi gratis yang bisa kita bawa-bawa.

Transport

Asumsi sehari kita bisa mengunjungi 3-5 tempat wisata sekaligus, dan biaya transport dengan kereta subway adalah JPY 200 per trip. Akan lebih murah lagi jika kita beli subway pass seperti di Tokyo.

Subway Pass

Jika kita main hanya 1 kota aja maka biaya transport yah cuma sepert di atas. Jadi misalkan 5 hari full main di Tokyo trus pulang. Atau khusus hanya main di Osaka-Kyoto 5 hari.

Transportasi antar kota biasa menggunakan shinkansen atau kereta cepat. Tiket shinkansen untuk rute Tokyo-Osaka sekitar JPY 13,000 satu arah. Sedangkan kereta biasa jarak dekat seperti Tokyo-Hakone sekitar JPY 2000. Memang ini komponen yang paling mahal di dalam transport.

Sejak Oktober 2023, tiket kereta JR Pass (yg Whole Japan) harganya naik drastis menjadi JPY 50000, jadi Anda sebaiknya merancang perjalanan di Jepang satu arah (misal masuk Tokyo, pulang dari Osaka dengan tiket open-jaw yang saya tulis di atas).

Makan

Sekali makan rata-rata adalah JPY 400-600. Ini adalah porsi makan ramen, beef bowl, atau curry rice. Sedangkan bento siap makan yang bisa dibeli di stasiun kereta (ekiben) atau supermarket bisa berkisar mulai dari JPY 300-700 per porsi. Resto yang populer di Indonesia seperti Yoshinoya, Sukiya, Marugame, Ippudo, Tenya banyak dan mudah dijumpai, cuma perlu hati-hati order karena tidak semua menu halal.

Sedangkan minuman biasa tidak menjadi soal. Setiap restoran biasa menyediakan minuman gratis untuk setiap tamu, misalkan cold ocha untuk makan nasi, dan hot ocha untuk makan ramen. Bisa refill sepuasnya.

Tendon Rice Set Tenya JPY 500

Tempat Wisata

Banyak kok tempat wisata yang gratisan, biasa berupa kuil, taman yang cantik, atau sekedar shopping district seperti Harajuku atau Akihabara. Yang lumayan mahal adalah membeli tiket naik Tokyo Tower, atau Sky Tree, atau naik gondola/cable car, yang mana ini tidak saya hitung.

Asakusa Sensoji Temple, gratis tiket masuk

Total

Oke sekarang mari kita buat dalam semacam tabel perhitungan, dengan 2 contoh kasus.

Kasus A: liburan 7 hari 6 malam ke Jepang, berangkat dua orang, jalan ke rute favorit: Tokyo-Kyoto-Osaka, pesawat pulang lewat Osaka, jadi tidak kembali ke Tokyo lagi. Estimasi ini dihitung biaya per orang. Sebagai informasi, tabel di bawah menggunakan asumsi 1 JPY = Rp 110, kurs stabil di tahun 2024 sebenarnya bahkan di bawah ini.

Item Harga Catatan
Tiket Pesawat Rp 4,000,000 dengan AirAsia / Cebu Pacific
Penginapan/Airbnb Rp 3,000,000 Rp 500,000 per orang * 6 malam
Lunch dan Dinner Rp 660,000 JPY 1000 * 6
Breakfast dan Snack Rp 264,000 JPY 400 * 6
Transportasi Lokal Rp 396,000 JPY 600 * 6
Transportasi Antar-kota Rp 1,650,000 JPY 15,000 Tokyo-Osaka
Internet Rp 550,000 JPY 5000 sewa wifi atau beli sim card
Tempat Wisata Rp 330,000 JPY 500 * 6
Total Rp 10,850,000

Oke, jadi dengan biaya 10 jutaan (jiahh mirip bahasa jualan property) per-orang, kita sudah bisa wisata ke Jepang, dapat 3 kota, berlibur gaya moderat bukan melarat.

Klook.com

Kasus B: liburan 7 hari 6 malam hanya main di Tokyo, plus sekitaran (Hakone atau Kawasaki&Yokohama). Tetap dihitung biaya per orang.

Item Harga Catatan
Tiket Pesawat Rp 4,000,000 dengan AirAsia / Cebu Pacific
Penginapan/Airbnb Rp 3,000,000 Rp 500,000 per orang * 6 malam
Lunch dan Dinner Rp 660,000 JPY 1000 * 6
Breakfast dan Snack Rp 264,000 JPY 400 * 6
Transportasi Lokal Rp 396,000 JPY 600 * 6
Transportasi Antar-kota Rp 627,000 JPY 5700 (Hakone)
Internet Rp 650,000 JPY 5000 sewa wifi atau beli sim card
Tempat Wisata Rp 330,000 JPY 500 * 6
Total Rp 9,927,000

Jika hanya main seputaran Tokyo biayanya bisa hanya 9 jutaan! Silakan di-compare sama jualan paket tour dari travel agent dah!

Jika Anda bingung mengenai tiket kereta dan pass yang perlu dibeli, ada artikel khusus tiket kereta Jepang dan pass untuk Anda baca.

Satu lagi biaya pengurusan visa ke Jepang adalah sekitar Rp 300,000 (plus VFS agent fee) perlu Anda tambahkan jika masih pakai passport biasa, yang bukan e-passport.

Happy Travelling!

Baca juga Panduan Jalan Ke Jepang

Komentar

Artikel Terbaru Lainnya

Baca juga artikel dan tips wisata terbaru.

Tentang Javamilk

Cari artikel lama? Ada di Archives