Roadtrip ke Ipoh

Published on

Salah satu hasil roadtrip saya di Malaysia adalah mengunjungi kota Ipoh di akhir tahun lalu.

Ipoh dulunya adalah sebuah kota pertambangan, kini mulai bergeliat mengejar ketertinggalannya dibanding kota lain di Malaysia yang sudah maju duluan seperti Malaka dan Johor Bahru.

Perjalanan menggunakan mobil dari Penang sekitar 1,5-2 jam melalui lebuh raya Utara-Selatan (jalan tol yang menyambung semenanjung Malaysia). Kalau dari Kuala Lumpur memakan waktu 3 jam lebih.

Ada apa di Ipoh sekarang? Yah basically wisata kuliner yang kita cari. Kali ini saya share beberapa restoran yang saya kunjungi.

Old Town White Coffee

Nah bagi kita nama Old Town White Coffee sudah lumayan terkenal dengan menjamurnya restoran di kota-kota Asia Tenggara, termasuk Jakarta. Nah, ini asal-usulnya White Coffee yah dari kota Ipoh, dari sebuah toko kopi bernama Nam Heong.

Ipoh Old Town White Coffee

Kedai aslinya masih ada di pusat kota Ipoh, cukup humble dengan masih cita rasa dan setting tradisional.

Segelas White Coffee seharga RM 1.9 menjadi santapan asyik untuk memulai pagi hari. Busa kopinya yang tebal menjadi signature tersendiri, terutama kalau minum yang hot. Sedangkan Ice White Coffee cocok diminum saat siang panas-panas.

Kedai Makan Nam Heong. Alamat: Jalan Bandar Timah No 2, Ipoh

Toko Nam Heong Old Town White Coffee

Tampak dalam

Kalau bawa mobil, prepare untuk parkir agak jauh karena menjelang spot ini bakal mustahil dapat slot parkir.

Selain menu White Coffee, kita bisa pesan makanan lain dari stall yang jualan di dalam kedai ini, berupa kue-kue atau yang berat seperti mie.

Kalau tidak dapat duduk, Anda bisa coba kedai kopi yang di seberangnya, juga lumayan ramai dan katanya bersaing :)

Kalau tidak mau repot atau cari versi lebih trendy, bisa ke kompleks ruko di @Ipoh SOHO. Di sini lebih modern (dan tentu lebih mahal), dengan order menu pakai tablet dan ruangan ber-AC.

Lou Wong Bean Sprout

Selain White Coffee, makanan terkenal dari Ipoh lain adalah toge. Yup, tidak salah dengar, berupa toge atau bean sprout.

Toge Ipoh

Toge Ipoh bentuknya besar dan tebal, juga rasanya renyah, hasil dari kacang yang direndam dengan air pegunungan Ipoh yang katanya bikin beda. Dan hasilnya... memang mantap.

Nah restoran yang paling terkenal menjual menu masakan toge adalah Lou Wong. Sepiring cah tauge dan sepiring ayam putih rebus (pek-cam-kee) sudah cukup bikin lidah goyang.

Seberangnya juga ada kedai saingan yang katanya tidak kalah enah, Ong Kee, sayangnya saya tidak sempat mencoba

Sin Eng Heong Biscuit Shop

Tidak jauh dari Lou Wong (sekitar 2 blok) kita bisa membeli snack berupa bakpia yang bisa dibungkus pulang. Sing Eng Heong menjual pia isi kacang dan isi bbq pork yang lezat.

Direct Flight dari Indonesia

Dengan menggeliatnya kota Ipoh, kini sudah ada penerbangan langsung ke Ipoh Airport (Sultan Azlan Shah Airport - IPH) dari Medan menggunakan Malindo Air dan Sriwijaya Air. Bahkan dari Singapore ada pesawat maskapai FireFly dan Tiger (mulai Mei 2015).

Hotel

Karena baru sekali ke sini saya book hotel yang familiar saja. Sebuah hotel baru dari group Accor yaitu ibis Styles - Ipoh dengan rate yang cukup murah membuat tinggal di sini opsi yang menarik. Kamarnya bersih, baru, dan tergolong besar!