Rotorua

Artikel ini adalah bagian dari seri Panduan Jalan ke New Zealand.

Begitu saya mendarat di Auckland International Airport pakai Jetstar dari Christchurch, urusan pertama yang harus dibereskan adalah rental mobil. Dengan nomor GSM lokal yang saya miliki, menghubungi perusahaan rental mobil yang sudah saya arrange sebelumnya untuk minta dijemput. Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya dijemput dan dibawa ke depot mobil.

Tips Rental Mobil di New Zealand sudah saya tulis sebelumnya, dan untuk rental kali ini selama 3 hari/72 jam saya keluar biaya NZD 87 menggunakan A2B Car Rental. Jadi perharinya di-charge \$29 untuk sedan paling murah :) Toyota Corolla jadul. Oh ya, menurut perhitungan saya lebih irit rental langsung dari AKL airport dari pada naik transport bus dari airport ke kota Auckland.

Itinerary Hari ini di Rotorua:

  • Rainbow Springs
  • Lake Rotorua

Setelah setir sudah di tangan, langsung tancap gas ke Rotorua. Jadi saya susun rute ke Rotorua dulu, baru terakhirnya jalan-jalan di Auckland.

View Larger Map

Perjalanan di North Island agak berbeda dengan South Island. Pemandangan tetap bagus namun kayaknya tetep kalah fantastis yah :) Cukup melelahkan perjalanan ke Rotorua ini karena highway nya lebih ramai dan mobil saya ini tidak ada cruise control ala Cruze seperti rental sebelumnya di Queenstown hahahaha.

Apa yang dicari di Rotorua? Ini kota ibaratnya dibangun di atas perut bumi, jadi bau belerang akan langsung tercium begitu masuk ke pusat kota. Banyak tempat di Rotorua mempunyai semburan uap/asap belerang, yang tidak semua orang tahan untuk menghirupnya terus menerus.

Hotel

Di Rotorua saya tinggal di hotel ibis Rotorua. Lokasinya yang convenient di pusat kota, walking distance ke pinggir danau dan restoran, menjadikan ini pilihan yang menarik. Saya book online di website Accor, atau Anda bisa coba bandingkan harga di Agoda.com.

Untuk pelayanan dan bentuk kamar sudah pasti persis sama dengan ibis di APAC yah, jadi tidak perlu dibahas :).

Opsi lain juga dari group Accor adalah Novotel Rotorua Lakesite, yang lokasinya sebelahan dengan ibis Rotorua.

Rainbow Springs

Sebuah hutan kecil namun menurut saya layak dikunjungi saat kita berada di Rotorua, Rainbow Springs menyajikan puluhan vegetasi/tanaman khas New Zealand, puluhan species burung, serta mata air/spring yang bening berwarna kehijauan. Tiket masuk seharga NZD 38/adult dan buka hingga malam.

[

Mata air yang begitu jernih, kita bisa melihat ikan trout dengan sangat jelas di sini. Bahkan jika bawa botol air, kita bisa isi dari sumber mata air ini untuk diminum.. segar!

[

Pohon utama yang daunnya menjadi lambang negara New Zealand, yaitu daun Silver Fern layak kita cari, bahkan daun ini saya bawa pulang sebagai kenang-kenangan :) Jika Anda sekarang tidak tahu bentuknya, coba tutup mata dan bayangkan logo kedai ice cream New Zealand Natural yang banyak dibuka di mall-mall Indonesia.

Nah, bagi yang ingin melihat hewan nasional NZ yaitu Kiwi, di sini juga ada area konservasi Kiwi. Karena hewan ini nocturnal alias hewan malam, maka area konservasi ini dibuat gelap sehingga kita bisa melihat si Kiwi jalan-jalan mencari makan.

Karena kamera saya tidak punya kemampuan ISO tinggi, maka ini saya tampilkan foto replika Kiwi saja yang ada di depan ruang konservasi hehehe.

[

Lake Rotorua

Sepulangnya dari Rainbow Springs, kita parkir mobil di hotel ibis, lalu jalan kaki ke pinggir danau.

Lake Rotorua tidak spektakuler, jadi kita hanya menikmati suasana yang santai di sore hari itu. Sekalian juga kita santap malam di restoran Pizza Hut yang ada di pinggir danau ini.

[

Di Minggu pagi taman di pinggir danau ini kerap dijadikan area kumpul atau acara, jadi jika Anda pas datang di hari ini, mampirlah ke sini.

Bersambung ke Rotorua Part 2.