Panduan Jalan ke Australia

Sydney Opera House

Selamat datang di artikel utama Panduan Jalan ke Australia! Australia, negara yang sebenarnya cukup dekat dengan Indonesia, tapi terasa jauh karena kota Sydney dan Melbourne ada di ujung selatan. Untuk itu kali ini Javamilk akan share serangkaian artikel yang bisa menjadi panduan Anda wisata ke Jepang tanpa pake tour.

Planning Wisata ke Australia

Untuk destinasi Australia, Anda perlu membuat visa dulu sebelum bisa masuk negara ini. Dokumen persyaratan dan prosedur membuat visa saya tulis di artikel Visa Australia ini.

Mungkin Anda bertanya duluan bikin visa dulu atau beli tiket pesawat dulu? Menurut saya beli tiket pesawat dulu, pertama karena harga tiket pesawat biasa bisa dikejar pas murah, yang kedua dengan adanya tiket pesawat menjadi dokumen persyaratan yang penting dalam apply visa.

Kota tujuan wisata di Australia secara umum ada 3 daerah, yang jaraknya berjauhan. Kalau punya waktu bisa saja menjelajah sekaligus, tapi saran saya lebih baik fokus per region saja.

  • Perth di Western Australia, wilayah ini bisa dihabiskan dalam waktu seminggu.
  • Melbourne dan Sydney, jarak kedua kota ini sekitar 1000km, penerbangan cukup 1 jam. Nah, wilayah Melbourne Victoria punya banyak tempat wisata jadi mungkin perlu 1 minggu sendiri. Sydney relatif lebih compact untuk wisata, jadi 4-5 hari sudah cukup.
  • Brisbane / Gold Coast, ada di Timur Laut benua Australia, biasa tujuan orang ke sini adalah pantai dan Warner Bros Movie World dan Dreamworld.

Tiket Murah ke Australia

Tiket direct yang bisa dicari adalah yang start dari Denpasar Bali, kita bisa pakai Garuda, Jetstar dan Virgin Australia, ketiganya punya rute direct ke Sydney. Tapi rute ini jarang ada murahnya, apalagi rute direct by Garuda atau Qantas dari Jakarta ke Sydney / Melbourne, biasa sekitar 8-9 juta.

Tips: sebisa mungkin ambil tiket open jaw, misalnya Jakarta-Melbourne pulangnya Sydney-Jakarta, atau bahkan masuk lewat Melbourne pulang lewat Brisbane/Gold Cost. Jadi akan menghemat tiket pesawat domestik 1x di Australia dengan tidak perlu kembali ke kota awal.

Untuk bisa dapat tiket murah (di luar season travel fair), adalah menggunakan maskapai low cost:

  • AirAsia X start dari Kuala Lumpur, ada rute ke Perth, Melbourne, dan Sydney
  • Scoot, start dari Singapore
  • Jetstar, start dari Singapore
  • Malindo Air, start dari Kuala Lumpur

Walaupun start nya bukan dari Indonesia, Anda tinggal rancang/beli tiket dari Indonesia ke kota hub (KUL/SIN) tersebut. Memang secara waktu dan effort akan lebih, tapi bayangkan saya dapat tiket pp KUL-MEL//SYD-KUL seharga 2,6juta rupiah by AirAsia X sudah sama bagasi.

Hotel Murah di Australia

Tinggal di Sydney atau Melbourne akan berasa mahal kalau cari hotel. Minimal tarif hotel semalam adalah sekitar AUD 100. Untuk hotel saya recommend jaringan Accor Hotels yang sudah pasti kita kenal, cukup banyak bertebaran di kota-kota utama Australia.

Di Sydney saya coba tinggal di 2 hotel Novotel yang berbeda: Novotel Sydney Central dan satu lagi di Novotel Sydney Darling Harbour, yang view kamarnya langsung ke Darling Harbour.

Novotel view ke Darling Harbour

Oh ya, hotel di sini biasanya ketat dalam jumlah orang, jadi pastikan Anda sudah state jumlah dewasa dan anak yang sesuai, selain masalah rate kamar juga ada peraturan pemerintah tentang jumlah orang per lantai yang terkait keselamatan pengamanan kebakaran.

Opsi lain adalah tinggal di apartemen/rumah sewaan dengan AirBnB, biasa lebih murah di banding hotel jika Anda perlu yang muat 4 orang.

Gunakan kode ATJIA3 bagi pengguna baru Airbnb untuk mendapatkan kupon kredit $20. Registasi di website Airbnb ini.

Internet di Australia

Begitu mendarat di bandara (SYD/MEL/PER), saya sarankan langsung beli SIM Card di sana. Hanya di bandara yang ada tarif starter pack khusus yang biasa lebih murah dari pada beli di kota. 2 Provider yang terbesar adalah Telstra dan Vodafone.

Saya beli paket $20 dari Vodafone dapat 25GB data di Melbourne Airport (tahun 2018).

Tapi jika Anda prefer pakai model sewa wifi router, bawa pocket wifi dari Javamifi.com cocok jika perlu sharing lebih dari 2 orang.

Transportasi

Selama di dalam kota Sydney, Melbourne, atau Perth, kita bisa pakai transportasi publik seperti subway, bus, dan tram. Walaupun tarifnya tidak bisa dibilang murah, moda transportasi ini jadwalnya pasti, aman, dan menjangkau tempat-tempat wisata.

Tram di tengah kota Melbourne

Tetapi jika ingin menjelajah ke luar kota Melbourne, seperti ke Philips Island, Mount Buller, atau ski resort lain, atau bahkan melakukan Great Ocean Drive, maka Anda perlu sewa mobil. Nanti saya bahas di artikel khusus tentang sewa mobil ini karena sedikit rumit implikasinya (intinya Anda perlu pikirin masalah parkir saat di kota).

Practically SIM Indonesia bisa dipakai untuk keperluan sewa mobil di australia, tapi untuk amannya saya sarankan Anda buat SIM Internasional.

Biaya Hidup di Australia

Untuk mempersiapkan budget wisata ke Australia tentu tiap orang punya standard yang berbeda-beda. Tapi secara umum sebagai gambaran sekali makan yang 'proper' di Melbourne atau Sydney adalah AU$ 10 per orang. Segini bisa dapat fish and chips dan budger. Minum bisa hemat karena kita bisa minta (atau bahkan sudah disiapkan) air putih (tap water) di restoran. Minuman soda tergolong mahal, jadi kalau bisa minum air keran saja, ada di taman-taman bahkan di dalam tempat wisata.

Biaya transportasi juga tergolong mahal, dengan tarif sekitar $3-4 per perjalanan dengan public transportation. Hotel jika datang di musim yang benar kira-kira yah berkisar $100-$150 untuk kamar isi 2 orang.

Ready...

Silakan lanjut ke artikel lain, yang akan saya lengkapi seiring waktu. Happy Travelling!

Pastikan Anda bookmark halaman utama ini.

Klook.com

Cari Hotel Murah