Jalan-Jalan di Kaohsiung

Artikel ini adalah bagian dari Panduan Jalan ke Taiwan.

](//javamilk.com/panduan-jalan-ke-taiwan)

Karena saya dan istri menggunakan High-Speed Rail ke Kaohsiung, maka kita tibanya di stasiun Zuoying. Stasiun ini sebenarnya tidak di pusat kota, namun terintegrasi dengan jaringan MRT, sehingga kita bisa sambung MRT untuk menuju hotel.

Tiket MRT dibeli langsung di ticket machine, bayar pakai koin atau uang kertas, nanti akan keluar token seperti chip kasino (dan uang kembalian jika ada). Tempelkan token ini untuk membuka gate masuk ke platform, nantinya di stasiun tujuan tinggal masukkan token ini lagi untuk ditelan. Bagi yang pernah pakai Bangkok MRT tentu familiar.

Peta MRT Kaohsiung bisa lihat di bawah ini (as per Januari 2013). Untuk yang lebih update beserta informasi harga dan lokasi stasiun, silakan refer ke website KRTC.

Kaohsiung (高雄) adalah kota terbesar kedua di Taiwan, dan yang penting yang perlu diingat adalah kotanya besaaaaarr dan jalanannya lebar-lebar. Namun bagi pecinta sepeda kota ini bisa dibilang surganya pemakai sepeda karena banyak jalur dedicated sepeda, seperti yang saya tulis di artikel bersepeda di Kaohsiung.

Jangan coba navigate kota dengan peta dan jalan kaki karena bakal lemes (pengalaman pribadi). Riset yang cukup dalam untuk rute MRT disambung dengan bus (riset nomor bus juga karena papan petunjuk di halte semua dalam bahasa mandarin).

Untuk urusan hotel, di Kaohsiung saya tinggal di Moon Lake Hotel, dapat rate yang lumayan murah NT\$ 1200 per malam untuk kamar double. Lokasinya di dekat Houyi MRT Station, Sanmin District. Hotel ini tidak istimewa, tidak ada fasilitas macam2, hanya karena murah saja, mungkin karena lokasinya yang off dari daerah turis. Oh ya, hotel ini menyediakan rental sepeda gratis, tinggal titip passport sebagai jaminan.

Setelah checkin beres, saatnya eksplor kota ini. Karena hari mulai sore, jadi hanya orientasi dan makan saja. Menggunakan MRT kita menuju Central Park Station. Maunya ke Liuhe Night Market, namun karena peta gratis yang dipegang tidak akurat, peta di iPhone tidak di-load, jadinya kita salah arah :) , munculnya di Renzhi St, yang ada pedestrian menjual fashion merek lokal.

Kawasan ini cukup asyik juga untuk dijajal, banyak jalan kecil di sela main street, umumnya menjual pakaian, aksesories, hingga perlengkapan digital seperti handphone, casing, atau stikernya. Central Park nya sendiri sangat besar, berupa sebuah taman yang dalam bahasa lokalnya Zhongyang Gongyuan.

Karena salah orientasi, semakin menjauhi tujuan utama, malah menemukan Talee Department Store, sebuah shopping centre yang menjual barang branded dan mewah (sekalian numpang toiletnya). Akhirnya kita nyerah dan panggil taksi :).

Taksi di Kaohsiung, dan juga umumnya di Taipei mirip dengan di Jakarta, bisa dipanggil dari pinggir jalan dan mereka bisa berhenti sesukanya atau melakukan blunder tak terduga. Semua taksi pakai argo, jika kita bisa berbahasa Mandarin maka akan cukup mudah menunjuk lokasi.

Kita menuju ke Rueifong Night Market, pasar malam nomor 2 di Kaohsiung setelah Liuhe. Lokasinya kalau menggunakan MRT adalah dekat Kaohsiung Arena Station. Night market yang ini akan lain karena bentuknya square tidak terlalu besar. Jadi jalannya empit-empitan dengan orang karena semakin malam semakin ramai.

Yang namanya night market yah pesan dan makan sambil jalan. Tinggal pilih stall dan makanan yang mana (mestinya tidak usah pilih karena semua mesti dicobain), lalu jalan sambil makan sambil mencari makanan lain lagi :) Harganya rata-rata per porsi adalah NT\$ 30-100 tergantung makanannya. Misalkan satu baris barbeque ribs di bawah ini harganya NT$ 60.

Namun ada juga yang duduk jika perlu masak-masak atau perlu konsentrasi makannya. Misalkan makan xiao long bao (seperti di Din Tai Fung), atau hotplate. Kalau stall itu terkenal biasanya memajang foto artis yang mampir makan.

Jika Anda pernah nonton acara tv Taiwan, biasanya ada slot acara permainan disertai jalan-jalan ke night market tiap kota. Nah foto-foto pernah muncul di acara TV ini yang biasanya dipajang oleh stall.

Pada dasarnya pasti kekenyangan berat habis dari night market karena semua ingin dicoba. Karena jenis makanannya kebanyakan gorengan, jangan lupa juga beli minum air tebu atau barley biar adem :) .

Berikutnya: Kaohsiung Part 2

Cari Hotel Murah