Membuat Visa Jepang

Berencana ke Jepang? Jangan percaya dengan berita yang bilang ke Jepang bebas visa. Itu ibaratnya ada term and conditions :)

Javamilk Japan Series

Bebas visa hanya berlaku bagi pemegang passport RI yang sudah ada informasi biometrik alias e-passport. Kalau Anda tidak merasa bikin passport mahal banget, berarti Anda cuma punya passport biasa. Secara visual bentuk e-passport akan terlihat ada chip di cover.

So bagi kebanyakan orang, harus mengajukan aplikasi permohonan visa untuk bisa masuk ke Jepang.

Secara prinsip dan persyaratan hampir sama seperti mengajukan visa ke negara lain.

Persyaratan Dokumen

Secara umum Anda perlu melengkapi:

  • Formulir Visa diisi lengkap
  • Foto latar putih ukuran 45x45mm atau 2"x2"
  • Surat keterangan kerja
  • Copy KTP KK
  • Bukti/Tiket pulang pergi
  • Jadwal perjalanan selama di Jepang (form disediakan)
  • Copy tabungan 3 bulan terakhir
  • Bawa visa fee, dibayar dalam rupiah sekitar ¥3000 untuk single visit. Angka pastinya ada di web kedutaan.
  • Mengisi itinerary perjalanan (Download formnya)

Persyaratan lengkap dan formulir bisa di-download dari website kedutaan.

Jadwal Interview

Setelah dokumen lengkap lalu tinggal datang ke Kedutaan Besar Jepang di Jalan MH Thamrin, tepat di sebelah EX/Plaza Indonesia. Sebaiknya datang pagi-pagi dari jam 7.

Sebenarnya bisa diwakilkan atau Anda bisa bayar agent untuk urusan ini, tapi menurut saya tidak ada yang sulit saat datang kecuali duduk menunggu nomor antrian. Lebih susah ngurus KTP di kelurahan deh.

Tergantung apakah Anda apply di musim liburan, expect untuk antrian bisa 1 jam lebih. Saat nomor Anda dipanggil biasa hanya akan dicek kelengkapan dokumen. Kalaupun ditanya cuma pertanyaan basi hehehe.

Jika semua lengkap, maka Anda akan diminta bayar visa fee. Biaya Visa Jepang sekitar 300rb. Terakhir akan diberikan receipt/bukti bayar sekaligus untuk bukti pengambilan passport. Oh ya, passport siap diambil dalam 4 hari kerja.

Cepat dan gampang kan?

Registrasi e-Passport

Jika Anda memiliki e-Passport Indonesia, maka sebenarnya tidak perlu apply visa Jepang. Yang dilakukan adalah melakukan 'registrasi' pertama kali di kedutaan Jepang. Prosesnya sangat cepat dan simple, cukup isi formulir di sana, serahkan ke petugas. Proses registrasi ini tidak perlu biaya, dan sehari juga sudah selesai. Nantinya epassport yang sudah di-registrasi, bisa masuk ke Jepang berkali-kali, tiap kali visit dibatasi 15 hari.

Tetapi bagi yang menempuh jalur ini, perlu diingatkan, Anda harus bawa semua print-out tiket pesawat dan hotel booking, karena bisa sewaktu-waktu diminta oleh petugas imigrasi saat tiba di bandara Narita/Haneda/Kansai, jika tidak bisa menunjukkan kertas print-out ini bisa beresiko tidak boleh masuk ke Jepang dan dipaksa pulang. Jadi ingat yah, mesti di-print, jangan hanya berupa email/simpan di dalam handphone.

Cari Hotel Murah