Yangshuo

Li River Cruise

Sebenarnya jika orang bilang mau wisata ke Guilin melihat deretan bukit karst dan sungai Li yang indah itu, lokasi persisnya bukan di kota Guilin, tapi di kota Yangshuo, sekitar 70km di sebelah selatan. Jadi jika ingin wisata ke Guilin yah sebenarnya wisata ke Yangshuo.

Saya tinggal di Yangshuo selama 2 malam, efektifnya punya 1,5 hari untuk menikmati pemandangan alam di sini. Berikut saya berikan panduan jalan dan itinerary wisata di Yangshuo Guilin ini.

  • West Street
  • Yu Long River Cruise
  • Banyan Tree dan Moon Hill

Cara ke Yangshuo

Untuk kasus saya yang datang dari Guangzhou, maka saya naik High-speed Train dari Guangzhou South station. Beli tiket ¥117 untuk gerbong kelas 2, (cara beli tiket kereta bisa baca di sini), hanya perlu 1 jam 40 menit sudah sampai Yangshuo Railway Station, 1 stasiun stop sebelum Guilin.

Yangshuo Railway Station itu masih 33km dari West Street (pusat kota), jadi jika tiba di sini masih perlu naik bus atau taxi (tawar tarifnya 80-100 Yuan).

Juga Anda bisa naik kereta dari Guilin ke Yangshuo (CNY 20), tapi tidak di-recommend. Jika dari Guilin sebaiknya naik bus ke Yangshuo (demikian sebaliknya), lebih praktis dan sudah dekat city center di Yangshuo. Tarif saya agak lupa, sekitar ¥50 per orang utk bus besar, 70-80 menit perjalanan.

Jika Anda tiba di Guilin Airport dan mau langsung ke Yangshuo, terdapat shuttle bus, perjalanan 1.5 jam; Ticket: CNY 50/orang. Ini dipakai terutama bagi yang mendarat pakai AirAsia, karena ada penerbangan direct Kuala Lumpur - Guilin.

  • Guilin Airport - Yangshuo Bus Station, jadwal bus 09:30, 11:00, 12:30, 14:00, 15:30, 16:30, 18:00, 20:00
  • Yangshuo Bus Station - Guilin Airport, 07:00, 09:00, 11:30, 13:00, 14:30, 16:00, 17:30, 19:00

Peta Kota Yangshuo

A: West Street, B: Hotel Spring Hyatt tempat saya menginap sekaligus dekat Banyan Tree, C: dermaga untuk naik bamboo raft, dan D: Stasiun Bus ke Guilin

Sewa Motor Listrik

Untuk kemudahan menjelajah Yangshuo, disarankan untuk menyewa sepeda atau motor listrik. Jika berencana menjelajah cukup jauh, baiknya pilih motor saja dibanding sepeda. Tidak perlu menunjukkan SIM di sini, cukup deposit uang (saya diminta ¥500) dan bayar uang sewa ¥40-¥50 per hari.

Electric Bike alias Motor Listrik, model keren dan gak ada bunyi

Perlu diingat motor ini punya jarak jangkauan yang tidak terlalu jauh, pengalaman saya kayaknya tidak sampai 40km per sekali charging.

Jadi ceritanya saya pakai sampai sore menjelang malam baterai habis di tengah jalan. Untung ketemu pemilik hotel yang baik hati meminjamkan colokan listrik untuk isi baterai.

Hotel di Yangshuo

Kebanyakan orang memilih tinggal di area kota, tepatnya sekitaran West Street (Xi Jie). Di sini cari makan gampang. Cuma menurut review orang-orang West Street cenderung berisik di malam hari. Jadi saya pilih stay yang lebih khas Yangshuo, di daerah Banyan Tree (Da Rong Shu) yang sunyi, 7km dari West Street, namanya Spring Hyatt Hotel.

Saya book lewat Airbnb, bagi pengguna pertama kali dapatkan potongan $25 dengan link dan kode ATJIA3 ini. Setelah register account, anda bisa book hotel ini dengan link ini.

Nge-teh di balkon kamar hotel

West Street

Setelah saya diantar pakai taxi sampai hotel, urusan checkin dan nge-teh selesai, saatnya menjelajah kota Yangshuo. Dengan motor listrik yang disewa dari sebelah hotel, mulailah kita jalan ke West Street.

Suasana kota Yangshuo

Motor listrik itu memang tidak bisa ngebut, maksimal hanya 40-45km/jam, tapi enaknya gak berisik dan gak ada getaran. Juga jalanan kota Yangshuo tidak terlalu ramai, didominasi sama motor listrik ini semua.

West Street

West Street

West Street menjelang malam semakin ramai

Makin malam area West Street ini makin ramai dan berisik. Kita bisa membeli aneka snack (pia dari kacang adalah khas Yangshuo), souvernir, hingga street food.

Street Food - enak-enak!

Foto

Satu foto lagi yang tidak boleh dilewatkan adalah ini...

Klasik

Ini ada di ujung jalan West Street, turun ke pinggir sungai Li, dekat dermaga. Ada bapak tua duduk dengan 2 burung yang terikat di sebilah bambu. Tarifnya cuma RMB 3 kok, jadi murah meriah mau berapa jepret pun boleh.

Ini nama Inggrisnya adalah burung Cormorant, dan dulu dipakai untuk menangkap ikan secara tradisional, namanya Cormorant Fishing.

Yu Long River Cruise

Oh ya, kalau Anda ikut tour ke Guilin, biasanya highlight yang dijual adalah Li River Cruise, yaitu menyusuri Li River (Lijiang) menggunakan kapal motor dari kota Guilin ke Yangshuo. Setelah saya riset dan baca review orang-orang, saya skip naik kapal ini.

Saya memutuskan lebih baik naik bamboo raft (rakit terbuat dari bilah bambu) di Yu Long River yang lebih tenang. Inilah penampakannya...

Yulong Bamboo Raft

Di atas rakit bambu dengan air sungai layaknya cermin

Untuk ke dermaga ini, cari di Google Maps "Yulonghe Xiatang Wharf". Mungkin perlu sekitar 30 menit naik motor dari jalan raya dekat Yangshuo Resort. Tidak banyak petunjuk arah di sini (cuma informasi berapa jarak berapa km dari jalan utama), Anda cuma bisa mengandalkan insting untuk terus menyusuri jalan kampung yang ber-aspal. Salah satu landmark sepanjang jalan ini adalah kebun sayur caisim, tapi dibiarkan sampai berbunga.

Kebun Sayur

Dermaga Bamboo Raft

Waktu tahun 2017 saya pergi tarif naik rakit ini sudah tidak bisa ditawar-tawar, tarif RMB 200 untuk satu rakit duduk 2 orang, perjalanan sekitar 45 menit. Hanya satu arah yah karena cuma modal satu batang bambu mendorong rakit ini downstream.

Gak banyak angin, jadi air sungai menjadi cermin sempurna untuk pemandangan bukit-bukit kars yang berselimut kabut. Masih alami dan sunyi.

Naik Bamboo Raft ini adalah the best activity deh di Yangshuo