Wisata Bersepeda di Rottnest Island

Published on

Tujuan utama saya berwisata ke Australia beberapa bulan lalu adalah untuk bersepeda bersama group sepeda saya. Destinasi yang kita pilih adalah Perth, Western Australia. Kita berangkat kali ini dengan tidak membawa sepeda, jadi memang sudah rencana hanya akan sewa sepeda untuk penggunaan 1-2 hari. Setelah melihat rute dan feasibilitas, akhirnya diputuskan kita gowes di Rottnest Island. Di mana itu? Keep reading...

Javamilk goes to Rottnest

Rottnest Island adalah sebuah pulau di sebelah barat kota Perth, kira-kira 90 menit perjalanan menggunakan fast ferry dari Perth CBD. Pulau seluas 19 km2 ini hanya difungsikan untuk keperluan konservasi dan wisata, jadi tidak ada kendaraan pribadi di sini. Menjadi salah satu tempat tujuan wisata paling populer bagi penduduk Perth maupun turis yang main ke kota ini.

Kita bisa melakukan daytrip saja alias pulang hari, atau pilih menginap di pulau ini. Ada beberapa pilihan penginapan yang semuanya di-manage oleh Rottnest Island Authority, mulai dari cottage, villa beach view, hingga camping ground, jadi tinggal sesuaikan budget dan selera. Pilihan saya adalah cottage 3 kamar di Thompson Bay North, sekitar 400 meter dari jetty, dengan tarif AUD 252 per malam.

Penginapan Rottnest

Booking online tiket ferry yang di-monopoly oleh Rottnest Express kalau berangkatnya dari Perth Barrack St Jetty, harganya bervariasi tergantung jam dan hari, rata-rata AUD 99. Kalau mau lebih murah bisa ambil departure point dari Fremantle B-shed. Jika mau bawa sepeda fullbike sendiri akan kena luggage charge. Mau sewa sepeda bisa juga langsung bersamaan dengan tiket ferry tersebut, tapi untuk kita sewa sepedanya saat di pulau saja.

Tiba di Rottnest Island (dipanggil Rotto sama orang setempat), pertama kali datang dulu ke visitor center. Di sini bisa bertanya-tanya, ambil peta, dan sekaligus ambil kunci penginapan kita. Setelah taruh koper dan makan siang, langsung ke toko Pedal and Flipper Hire untuk sewa sepeda. Di sini pilihan sepeda lebih bervariasi dibanding sewa sama Rottnest Express, mau sepeda anak-anak, city bike, hingga jenis mountain bike juga ada. Tarif sewa sepeda di sini adalah $30 per hari (24 jam). Jangan lupa sepeda ini mesti di-gembok saat di parkir di mana-mana. Helm dan gembok sudah provided dalam biaya rental.

Sewa Sepeda Rottnest Island

Sepeda rental

Rute Sepeda di Rottnest Island

Rute sepeda di sini sebenarnya bisa dihabiskan dalam satu hari sudah habis satu pulau, tapi karena kita rencananya mau jalan santai, jadi split menjadi 2. Hari pertama kita akan bersepeda dari settlement area hingga ke ujung pulau di sebelah Barat. Hari kedua lebih singkat (karena harus checkout siang), hanya ke Geordie Bay main air dan pulang.

Day 1

Kita start dari daerah sekitar Visitor Center, tepatnya dari tempat makan kita (bisa makan Subway di sini), melewati Digby Drive, menyusuri danau hingga terlihat Wadjemup lighthouse. Karena sepeda sewaan kita bukan buat ngebut, jadi mainnya santai saja, banyakan stop buat foto-foto malah. Hahaha!

Oh ya, sebenarnya jalanan gak terlalu nanjak kok, sedikit hilly, tapi basically sepeda apa pun bisa dipakai. Hanya kalau mau ke lighthouse ini saja jalanan nanjaknya lumayan, tapi masih lebih enteng bahkan dibanding nanjak ke Taman Budaya di Sentul City. Dari lighthouse ini (kita hanya bisa di kaki-nya, tidak bisa naik) bisa melihat pemandangan sekeliling yang cukup indah.

Mejeng foto dulu

Lumayan nanjak ke Wadjemup Lighthouse

At some point (Mary Cove), terlihat cliff yang cukup indah, jadi foto lagi. Di beberapa titik bisa buat berenang atau snorkeling, tapi tujuan kita hari ini hanya bersepeda jadi tidak bawa perlengkapan apa pun selain dengkul dan air minum.

Sampai di ujung Barat (Cape Vlaming), foto-foto lagi dan harus buru-buru pulang karena hari sudah hampir jam 5. Perjalanan pulang perlu 1 jam lagi, dan minimarket yang jual bahan makanan tutup jam 7, jadi kalau terlambat malam ini bisa berakhir dengat tidak makan.

Sepanjang perjalanan, kalau beruntung akan menemukan hewan khas pulau ini namanya Quokka, mirip2 tupai gitu.

Untung bisa sampai sebelum minimarket tutup (semua restoran sudah tutup jam 6), kita belanja bahan makanan untuk dinner seperti spaghetti, sauce, daging sapi, cheap wine, dan Indomie (yup right!) buat makan pagi. Malam tidak ada aktivitas di sini, cenderung sepi dan hanya ditemani suara deburan ombak.

Day 2

Peraturan Rottnest Island yang baru adalah saat checkout, koper harus taruh di depan pagar sebelum jam 9 pagi, supaya bisa di-pickup untuk masuk ke dalam ferry (padahal berangkatnya jam 2 siang). Jadi kita mesti bawa perlengkapan mandi dan baju ganti saat bersepeda hari ini, rencana mau main air.

Rute hari ini lebih simple, ke Bathurst Lighthouse, ke Basin, hingga Geordie Bay.

Lewat danau yang warna airnya pink

Perhatikan bagi yang ingin tinggal di Geordie Bay dan Longreach Bay, ke sini lumayan jauh dari jetty, jadi harus pakai transport bus kalau mau tinggal di sini. Tapi view-nya memang mantap.

Longreach Bay

Ada kamar mandi umum (gratis) di Longreach Bay ini (dan sebenarnya ada beberapa di pulau ini), bisa cari di map. Jadi kita mandi beres-beres dan jalan pulang untuk mengembalikan sepeda.

End

Oke, sekian dulu field report di Rottnest Island, sampai ketemu lagi di artikel wisata Western Australia lainnya.