Tokyo #5 - Meiji Shrine, Harajuku, Tokyo Bay

Javamilk Japan Series

Itinerary Day 4:

  • Government Metropolitan Building Observatory
  • Harajuku
  • Meiji Jingu Shrine
  • Tokyo Bay

Metropolitan Building Observatory

Kalau naik ke Tokyo Tower dan Tokyo SKYTREE mesti bayar, maka kalau mau yang gratis kita bisa naik ke Tokyo Metropolitan Building. Sebenarnya ini adalah City Hall (balai kota), jadi terbuka untuk umum, dan hebatnya semua orang boleh naik ke observatory secara gratis.

Kompleks ini terletak di daerah Shinjuku, jadi kita bisa naik metro dan turun di Tochomae (Eodo Line) - ini yang paling dekat, atau Nishi-shinjuku dan Shinjuku station.

Government Metropolitan Building Sumber foto: Japan-guide.com

Ada 2 tower yang masing-masing bisa kita datangi, North dan South Tower. Keduanya mempunya view yang sedikit berbeda, jadi saya suggest naik saja keduanya, mumpung gratis dan tidak pakai antri lama.

Di cuaca yang cerah dan langit yang bersih kita bisa melihat jauh hingga luar kota Tokyo. Karena Shinjuku letaknya sebelah Timur Tokyo, jadi kita bisa leluasa melihat hingga Gunung Fuji.

View kota Tokyo ke arah Timur dari Metropolitan Building

Harajuku

Lanjut kita menuju Harajuku, turun di stasiun Meiji-jingumae kalau naik metro, bisa juga naik JR Yamanote Line turun di stasiun Harajuku.

Tujuannya mau ke Meiji Jingu Mae (lihat bawah), tapi saya bahas sedikit daerah Harajuku yang sebenarnya saya kunjungi malam sebelumnya.

Daerah kumpul2 penggemar Harajuku style atau 'cosplay' ada di depan stasiun Harajuku (JR Yamanote). Di seberang stasiun ini adalah shopping street bernama Jingumae yang memanjang hingga ujungnya di Meiji Dori. Nah shopping street ini menjual barang-barang distro, merek lokal serta beberapa street food.

Harajuku Shopping Street

Shopping alley di Jingumae

Marion Crepes, rata-rata ¥450

Meiji Jingu Shrine

Di sisi timur stasiun Harajuku terdapat sebuah hutan luas sebagai shrine untuk Kaisar Meiji (ingat pelajaran sejarah?), dinamakan Meiji-Jingu Shrine.

Siapkan kaki yah, ini taman atau hutan seluas 70 hektar, tapi wajib datang deh. Pintu masuknya persis di persimpanan jalan.

Gerbang Utama memasuki Meiji Shrine

Meiji Shrine

Selain jadi shrine, tempat ini juga jadi tempat pernikahan ala Shinto. Kita juga bisa beli Ema, papan kayu kecil yang bisa ditulisi dengan doa atau permohonan, lalu digantung di depan shrine.

bisa tulis dalam bahasa Inggris kok :)

Odaiba Tokyo Bay

Menjelang sore, destinasi terakhir kita di Tokyo adalah ke Tokyo Bay. Nama districtnya adalah Odaiba. Ke sini sebenarnya perlu waktu seharian baru puas, tapi karena keterbatasan waktu yah saya cuma punya waktu sore hingga malam.

Tokyo Bay adalah sebuah pulau buatan yang luas, punya sistem transportasi kereta sendiri yang namanya Yurikamone.

Beli Day pass seharga ¥820 sehingga bisa naik kereta elektrik ini sepuasnya. Pakai Pasmo/Suica IC Card untuk per trip sih bisa seharga ¥320 one-way, tapi kan perlu pulang-pergi, jadi sebenarnya day pass sudah paling ekonomis.

Pertama kita harus ke stasiun Shimbashi (A,G Line) atau Toyosu (Y Line). Di dalam area stasiun (setelah gate keluar), ikuti petunjuk ke Yurikamone Line. Nanti kita akan tiba di area gate Yurikamone, lalu tinggal beli day pass di mesin tiket yang ada.

Perjalanan kereta elektrik ini speednya tergolong lambat, akan masuk ke Tokyo Bay lewat Rainbow Bridge, Anda perlu merasakan sensasi berputar di dalam kereta saat mau melewati jembatan. Turun di stasiun Odaiba-kaihinkoen.

Rainbow Bridge dengan background Tokyo Tower

Atraksi wisata di Odaiba cukup banyak, Anda bisa lihat di sini. Yang menjadi highlight:

  • Decks Tokyo Beach, tempat saya mengambil foto di atas. Di gedung ini terdapat restoran, indoor theme park, Legoland, dan museum lilin Madame Tussauds.
  • Aqua City, di sebelah Decks, berupa fashion shopping mall. Di samping Aqua city kita bisa menemukan patung Liberty, replica dari New York. Sebelahnya lagi adalah Hotel Nikko, view kamarnya so pasti magnificent. Libery statue di Tokyo Bay
  • Venus Fort, shopping mall ini designnya mirip seperti di Venetian Macau. Jadi arsitektur klasik dengan cat di atap menyerupai langit, jadi seolah kita shopping outdoor di Eropa, padahal ini indoor. Barangnya juga cukup menarik dan murah.
  • Toyota MegaWeb, ini ibaratnya showroom mobil Toyota. Mobil yang dipajang lebih yang futuristik dan concept car. Jadi yang basic-basic sih tidak banyak. Datang di jam yang benar kita bisa test-drive mobil yang ada. Pecinta Toyota wajib datang
  • Patung Gundam, ada di area DiverCity, yang hobby ngerakit Gundam wajib ke sini.

Artikel selanjutnya: Hakone - Mt Fuji

Klook.com

Cari Hotel Murah