Daytrip ke Singapore

Published on

Bosan dengan pekerjaan sehari-hari, ingin escape sejenak dari macetnya Jakarta dengan berlibur sehari?

[

Berlibur ke Singapore bisa dilakukan dengan daytrip. Artinya pergi pagi dan pulang malam. Biasa dilakukan orang untuk keperluan business meeting, namun sebenarnya bisa dilakukan untuk tujuan travelling. Karena begitu banyaknya airlines dan jadwal yang ditawarkan, dijamin kita bisa melakukan daytrip semacam ini.

Ada beberapa alasan memilih daytrip ketimbang menginap buat saya:

  1. Singapore sudah familiar, tidak ada yang ingin dilihat lagi selain beli barang tertentu dan makan-makan.
  2. Hemat hari cuti, cukup 1 hari. Besoknya muncul di kantor dalam keadaan fresh (atau kuyu tergantung ke SG nya ngapain :) )
  3. Pertimbangan lain adalah dapat menghemat biaya hotel.

Tentu saja jangan membuat rencana ambisius jika memilih berlibur ala daytrip. Kalau mau ke tempat wisata mungkin cuma bisa mengunjungi 1-2 tempat saja dalam sehari. Terlebih jika belum familiar dengan peta dan transport negara tujuan. Saya sarankan daytrip hanya untuk yang sudah pernah ke sana, atau yang cuma ingin escape sejenak, menikmati suasana lain dan juga kulinernya.

Saya coba jelaskan pengalaman daytrip saya beberapa waktu lalu.

Tiket

Pertama tentu adalah membeli tiket pesawat pp dalam satu hari. Pastikan airlines yg dipilih punya beberapa schedule dalam sehari (just in case, worst case, pesawat rusak dan dipindah ke penerbangan selanjutnya). Kita tidak perlu memakai airlines yang sama untuk pergi dan pulang, yang penting kan cari yg jadwalnya enak dan harganya murah :)

Saya memakai Jetstar berangkat 06.45 tiba di Singapore 09.20. Pulangnya 20.05 SGT. Dengan demikian kira-kira punya 8 jam waktu 'bersih' untuk jalan-jalan. Pilih hari daytrip di tengah minggu, weekend sudah pasti mahal. Senin pagi atau Jumat malam adalah peak hour jadi biasa juga tiket pesawat tidak murah. Tiket pp saya termasuk bagasi pulang adalah USD 60 per orang. Ditambah membawa mobil ke airport, parkir sehari, dan airport tax, maka kurang lebih biaya transport untuk daytrip adalah sekitar Rp 800,000. Alternatif budget airlines yang bisa Anda pilih adalah Lion Air dan AirAsia karena jadwalnya bisa hingga 8 flight per hari, dan pulang bisa juga menggunakan Tiger Airways.

Planning

Yang namanya daytrip sebaiknya jangan banyak planning: just go where your feet take you. Planning yg dibuat hanyalah mengosongkan hari itu dari meeting atau kerja. Saya cuma membuat rencana secara global, yaitu mengambil barang di Jurong dan membeli sesuatu di Orchard, sisanya kosong. Planning ke mana setiba di Changi baru diputuskan saat tiba di Changi :)

Itinerary

Makan, makan, dan makan. Mungkin itu bisa jadi tujuan utama daytrip selain berbelanja. Terlebih sudah mempunyai beberapa tempat favorit untuk makan, baik breakfast, lunch, maupun dinner di Singapore. Bagimana dengan Killiney Kaya Toast yang dibuat oleh auntie berusia 60 tahun sebagai breakfast, lalu Katong Laksa sebagai makan siang dengan Katong Rojak sebagai cuci mulutnya? Jika belum puas, bisa diselip dengan makan snack sore di area foodcourt Takashimaya atau Tang's di Orchard Road. Juga bisa rasakan bingungnya memilih makanan dari sekian banyak vendor di Amoy Street Food Centre di daerah Tanjung Pagar atau Maxwell Food Centre di dekat Chinatown.

Bagasi

Jika Anda berencana membeli barang dan bawa pulang sebagai bagasi, tentu membawa koper tidak convenience selama jalan-jalan. Begitu tiba di Changi kita bisa menitipkan koper kosong di Luggage Storage yang ada di setiap terminal. Harga per piece ukuran normal adalah sekitar \$4 untuk seharian. Begitu saya mau menitipkan koper saya, sekali mengangkat koper saya yang kosong petugasnya langsung tahu maksud saya datang ke Singapore :)

Transportasi

Karena waktu yang hanya 8-9 jam, rencanakan rute perjalanan kita supaya efisien dan tidak bolak-balik. Juga sebaiknya pakai MRT ke mana-mana untuk menghemat waktu. Bus kota kurang disarankan untuk rute panjang. Gunakan Google Maps untuk menentukan rute jalan terbaik ke destinasi kita.

Istirahat

Daytrip bukan berarti jalan tanpa istirahat juga. Jika kaki mulai pegal, saatnya cari tempat makan untuk sekalian beristirahat. Kedai seperti MacD, Ya Kun Toast, atau Starbucks bisa menjadi tempat istirahat sambil minum.

Pulang

Jangan lupa sebelumnya untuk web checkin untuk flight pulang jika memungkinkan. Juga pastikan 2 jam sebelum flight sudah berada di Changi Airport untuk checkin bagasi. Karena jam 5-7 malam adalah peak hour di MRT maupun taksi, spare 1 jam lagi untuk perjalanan menuju Changi. Tiba kembali di Soekarno-Hatta, tinggal ambil mobil yang di parkir tadi pagi. Tarif parkir seharian sekitar 70-90ribu, lebih hemat dibanding naik taksi pulang pergi. Opsi lain adalah pulang naik Damri.

Dan besok muncul di kantor dan kembali kerja seperti biasa... recharged!