Itinerary Daytrip ke Singapore

Berlibur ke Singapore bisa dilakukan dengan daytrip. Artinya pergi pagi dan pulang malam. Biasa dilakukan orang untuk keperluan business meeting, namun sebenarnya bisa dilakukan untuk tujuan travelling. Mungkin ingin lepas dari kesibukan sehari-hari, atau ngidam makanan seperti laksa, ambillah cuti 1 hari. Karena begitu banyaknya airlines dan jadwal yang ditawarkan, dijamin kita bisa melakukan daytrip semacam ini.

Artikel ini adalah penyegaran dari artikel sebelumnya juga tentang Daytrip ke Singapura.

Jangan membuat rencana ambisius jika memilih berlibur ala daytrip. Jika sudah familiar dengan Singapore mungkin akan lebih mudah melakukan daytrip, tapi kalau baru pertama kali mungkin harus lebih konservatif dalam menentukan lokasi. Saya sarankan daytrip hanya untuk yang sudah pernah ke sana, atau yang cuma ingin escape sejenak, menikmati suasana lain dan juga kulinernya.

Saya coba jelaskan itinerary perjalanan 'standard' kalau mau daytrip ya. Oh ya untuk hemat ongkos pertimbangkan parkir mobil inap di Bandara Soekarno-Hatta.

Beli penerbangan yang paling pagi, di 2018 adalah pesawat Lion Air (yeah I know), berangkat 06:15 tiba 09:00. Opsi lain adalah AirAsia yang tiba 09:50. Pulangnya bisa ambil pesawat paling malam; Batik Air berangkat 22:00 dari Changi, atau Lion 21:20 (dan berharap delay jadi bisa tambah lama di Changi). Total cost penerbangan pp ini jika beli jauh2 hari adalah 1 juta rupiah kurang.

Tiba dan lewat dari imigrasi sudah hampir jam 10 pagi, naik MRT menuju pusat kota. Bagaimana kalau mau berfoto dulu dengan background Marina Bay Sands? Turun di MRT City Hall atau Esplanade.

Marina Bay Sands dengan double-helix bridge

AirAsia Indonesia Tutup Rute Ke Macau

Penerbangan QZ-650, satu-satunya penerbangan direct AirAsia Indonesia ke Macau yang biasa dipakai sebagai rute termurah traveler Indonesia menuju Macau dan Hong Kong, akan menghentikan penerbangan ini di tahun 2018. Penerbangan terakhir yang terlihat di website AirAsia adalah tanggal 15 Januari 2018.

Umur penerbangan yang singkat, karena baru inaugurasi penerbangan di ...

Rute dan Jadwal Bus ke Soekarno-Hatta Airport

Selain Soekarno-Hatta Airport Train yang rencana akan beroperasi di akhir tahun 2017, sebenarnya ada banyak rute bus yang bisa membawa kita ke bandara Soekarno-Hatta tanpa harus naik taksi yang tarifnya semakin mahal (termasuk taksi Uber juga mahal).

Yang paling umum dan dari dulu sudah beroperasi adalah bus dari DAMRI, ini yang punya banyak rute seperti ke

  • Gambir
  • Kampung Rambutan
  • Depok
  • Blok M
  • Bogor

Mulai Mei 2017 terdapat JA Connexion yang melengkapi rute shuttle bus ke bandara. JA Connexion adalah sarana transportasi yang bisa mengantarkan calon penumpang dari hotel atau mal di kawasan Jabodetabek ke CGK dan sebaliknya.

Sumber foto : Sindonews.

Tarif Internet Roaming Seharian dari XL di Singapore Malaysia

Marina Bay Sands

Kali ini saya ingin share tentang promo tarif Internet Roaming dari XL yang menurut saya murah. Jadi dengan latar belakang saya melakukan short trip ke Singapore, tepatnya cuma 24 jam. Beli kartu perdana di Singapore harganya $15 terlalu mubazir untuk keperluan saya.

Saat tiba di Singapore seperti biasa dapatlah SMS untuk mengaktifkan XL Pass dan Roaming Combo, serta nomor telepon Kedubes Indonesia. Eh, di SMS terakhir dapat tulisan seperti ini: "Promo Internet Rp 14,999 SEHARIAN di Starhub dan M1". Pertama saya kira ini cuma XL Pass yang dibagi jadi perhari sehingga tampak murah, tapi hitungannya tidak pas karena mestinya Rp50,000 per hari jika kita ambil paket terkecil yang 3 hari. Mulai saya coba browsing (pakai wifi hotel) mencari informasi perihal paket ini.

Jika perlu pemakaian hari lebih banyak sebaiknya beli sim card lokal saja. SGD 15 di Singapore (Singtel, M1, Starhub) untuk seminggu, 20-40 Ringgit di Malaysia (celcom, digi) untuk kuota 5-10 GB.

Tips Memaksimalkan Penukaran AirAsia Big Point

AirAsia yang dikenal sebagai salah satu maskapai berbiaya rendah di Asia, mempunyai program loyalty yang bagi Anda sebagian mungkin sudah kenal, yaitu AirAsia Big Loyalty. Walaupun masuk kategori low-cost carrier, tapi masih kasih poin loyalty patut kita apresiasi, dibanding dgn LCC lain seperti Jetstar, Scott, dll yang tidak ada.

Cara untuk mengumpulkan BIG poin yang paling utama tentu Anda harus terbang dengan AirAsia. Selain itu bisa juga melakukan poin konversi dari kartu kredit bank terbitan Indonesia, walaupun tidak saya sarankan, rata-rata belanja 1 juta bisa ditukar dengan 100 BIG poin. Juga ada beberapa merchant yang jika kita belanja, bisa menghasilkan poin. Misalkan beli kacamata di optik Melawai 2 juta bisa mendapat 6500 poin, atau rajin menabung di CIMB Niaga AirAsia Savers yang bisa menghasilkan poin.

BIG Poin yang didapat sebenarnya valuenya tidak se-berharga layaknya poin Krisflier milik Singapore Airlines, AsiaMiles, atau bahkan Garuda Miles. Setahun 2-3 kali ada program redeem penerbangan AirAsia cukup dengan 1 poin, setiap bulan ada Last Call yang cukup 500 poin, tapi di luar promo redeem ini akan perlu poin yang jauh lebih besar yang tidak disarankan untuk di-redeem.

Kali ini yang mau saya bahas adalah cara redeem / menukarkan BIG poin menjadi sesuatu yang bernilai. Apa dan bagaimana caranya?

Review Sofitel Hotel Guangzhou

Sebagai pemegang kartu Accor Plus, preferensi hotel saya memang mengutamakan menginap di hotel jaringan Accor dulu sebelum mencari hotel lain. Maklum lah, umur sudah tambah tua jadi mulai tidak suka kejutan-kejutan kalau nginap di hotel yang self-managed. Jadi umumnya saya stick ke chain Accor dan Starwood Hotels. Kesempatan ini saya review satu hotel dari Accor yang ada di Guangzhou.

Sofitel Guangzhou Sunrich terletak di distrik Tian He, area CBD nya Guangzhou yang penuh dengan gedung-gedung tinggi. Seperti Sofitel di kota lain, hotel bintang 5 ini memang menonjolkan luxury dan design hotel hybrid campuran French dan China.

Internet Roaming dengan XL Pass

Pemandangan yang umum terlihat saat tiba di bandara luar negeri, terakhir pengalaman saya di KLIA, sebelum ambil bagasi checkin orang-orang pada antri di stand yang menjual SIM Card lokal. Karena yang turun satu pesawat penuh yah lumayan juga antriannya. Yah namanya sudah kebutuhan dasar, akses Internet memang bisa dibilang wajib punya saat wisata di luar. Tapi membeli kartu seluler negara setempat perlu effort dan (kalau saya) perlu riset mana yang paling murah dan paketnya menguntungkan.

Sebenarnya ada opsi lain yang lebih praktis yaitu memakai nomor lokal dari Indonesia. Mungkin bagi pengguna XL sudah tahu atau pernah pakai salah satu paket dari XL Easy Roaming. Produk XL Easy Roaming berupa XL Pass, Roaming Combo, dan XL Umroh. Yah intinya tanpa ganti kartu, tetap pakai kartu XL saat di luar negeri untuk akses Internet, dengan nomor yang sama bisa terima telpon dan SMS tanpa kena biaya.

Kali ini Javamilk bahas khusus XL Pass. Ini adalah paket roaming XL yang memungkinkan kita tetap memakai SIM Card XL nyala dan aktif di luar negeri, dan yang terpenting akses Internet tetap nyala dan pakainya semudah di Indonesia. Jadi gak perlu ribet cari-cari toko yang menjual SIM Card setempat, membandingkan harga dan paket Internet.

Page 1 / 54