Cara Mendapatkan Tax Refund Belanja di Jepang

Published on

Proses klaim pajak konsumsi 8% saat kita belanja di Jepang adalah salah satu proses klaim tax refund yang paling mudah bagi turis.

Yodobashi Electronic Store di Akihabara

Shopping di Jepang menjadi favorit bagi turis Indonesia seiring fluktuasi nilai mata uang Yen. (Saat ini 1¥=Rp 113, Dec 2016), berbelanja barang yang sama di Jepang versus di negara seperti Singapura atau Malaysia, bahkan mungkin bisa lebih murah dari barang dibeli di Hong Kong. Mungkin barang yang menarik adalah produk global seperti gadget Apple iPhone, kamera digital SLR, lensa kamera, hingga produk kosmetik Jepang.

Untuk Anda ketahui biasa harga barang atau makanan yang di-display di counter adalah harga sebelum pajak, jadi harus kita tambahkan pajak penjualan/konsumsi 8% utk mendapatkan harga final yang harus kita bayar. Nah, untuk toko-toko yang punya label "Tax Free Shopping", maka turis bisa dikecualikan dari pengenaan pajak ini. Ada juga toko yang sudah memajang harga final (harga dasar+tax), biasanya kita akan mengerti kok dari label harganya.

Pertama yang perlu diketahui, jangan lupa selalu bawa passport bersama kita terlebih pada hari mau shopping besar. Lalu cari toko yang mendukung program tax-free ini, yang pasti department store seperti Takashimaya, Seibu, SOGO, hingga electronic store seperti Yodobashi, LAOX, BIG Camera, Best Denki, atau outlet pakaian seperti MUJI, Uniqlo, pasti bisa tax-free.

LAOX di Asahikawa, Hokkaido

Semua tulisan kanji kecuali merk dan harga

Kedua, program tax-free baru berlaku jika harga barangnya di atas ¥5000 sebelum pajak (¥5400 minimal bayar) utk barang konsumsi (kosmetik, makanan, obat), juga ada toko yang minimal ¥10,000 (¥10,800 harga final) biasa untuk barang umum (elektronik, pakaian). Minimum harga ini bisa kita tanya di kasir. Kedua jenis barang ini tidak bisa di-combine, jadi kalau toko yang menjual semua barang, Anda harus split bill (general goods dipisah dari consummables).

Contoh label harga sebelum dan sesudah pajak

Collector's items

Tiga, hanya turis yang masuk pakai visitor visa yang bisa claim GST refund ini, saat mau bayar tunjukkan passport Anda. Petugas counter akan mengecek validitas visitor visa kita (stiker imigrasi di passport), lalu mereka akan menempelkan (staples) slip penjualan di passport kita. Nilai tax refund akan langsung dikurangi saat kita membayar di counter toko. Jadi tidak ada proses refund belakangan.

Jangan melepas kertas slip ini sampai Anda di bandara Jepang saat mau pulang.

Jadi jangan kaget semakin banyak belanja tax free items, passport kita akan semakin tebal penuh dengan slip penjualan dari berbagai toko.

Keempat, saat akan berangkat pulang, barang-barang yang kita beli boleh langsung masukkan ke dalam bagasi checkin. Tidak ada proses menunjukkan barang di bandara ala Singapore atau Eropa. Setelah checkin dan dapat boarding pass, jalan terus menuju imigrasi. Sebelum counter imigrasi, akan ada counter yang dijaga custom (kadang orangnya tidak ada juga). Di sini kita akan diminta melepaskan slip belanja dari passport dan menyerahkan slip tersebut ke petugas. Jika tidak ada petugas, Anda juga tetap harus melepas dan menaruh di keranjang yang ada di atas meja counter. Hati-hati melepas staples ini jangan sampai kertas passport kita robek.

Bagaimana jika lupa/kelewatan? Jangan khawatir, menurut pengalama di forum2, tidak ada masalah di kemudian hari.

Tips tambahan: Jika Anda membayar belanja dengan kartu kredit jenis VISA, Anda bisa mendapatkan tambahan diskon (biasanya 5%), lumayan banget kan! Toko yang berpartisipasi bisa dilihat di website VISA Japan. Yang sudah saya coba adalah Yodobashi dan BIC Camera.

Happy travelling...

... dan jangan lewatkan pula artikel Panduan Wisata ke Jepang.