Parkir Inap Mobil di Bandara Soekarno-Hatta

10 June 2013 , Last updated on 27 March 2015

Membawa mobil dan parkir di bandara kadang menjadi opsi yang layak dipertimbangkan jika kita melakukan short-trip wisata atau bisnis ke luar kota.

Kita bisa membandingkan biaya yang dikeluarkan jika menggunakan jasa angkutan bus DAMRI, tarif/argo taksi, serta jika membawa dan menginapkan mobil. Memakai bus DAMRI jelas paling murah namun bisa jadi memakan waktu paling lama. Taksi satu arah setidaknya di atas Rp 70,000 jika dari wilayah Jakarta Barat, di luar biaya tol. Bagaimana dikomparasi dengan membawa mobil?

Di Soekarno-Hatta Airport, tersedia dua lokasi parkir inap mobil secara official. Parkir ini relatif aman karena mempunyai gerbang satu lagi di luar gate parkir umum.

Lokasi pertama adalah di ex pool taksi, tepat di tengah antara Terminal 1 dan Terminal 2. Tersedia mobil antar jemput (free) ke terminal tujuan kita. Jadi setelah kita memarkirkan mobil, akan diberikan selembar kertas sebagai bukti parkir, serta nomor telepon. Saat kita mau ambil mobil lagi, cukup telepon ke nomor tersebut untuk minta di-pickup.

Lokasi Parkir Inap

Lokasi kedua (yang sepertinya tidak lama lagi bakal digusur) adalah parkir Terminal 3. Setelah kita ambil karcis parkir umum, lalu melewati gedung terminal, nanti akan ada papan petunjuk arah ke area Parkir Inap. Struk parkir kita serahkan ke petugas jaga, dan petugas akan ganti memberikan selembar kertas tanda terima dan mencatat jam masuk. Lokasi ini sebagian adalah covered parking, jadi beruntung jika dapat slot ini karena mobil gak bakal gosong. Setelah itu tinggal naik Airport shuttle bus ke Terminal 1 atau Terminal 2 jika keberangkatan Anda bukan di Terminal 3.

Lokasi Terminal 3

Sebagai informasi, lokasi parkir inap lama di terminal 1 dan 2F sudah tidak ada. Kecuali Anda melakukan daytrip, jadi bisa parkir di tempat parkir umum, untuk lebih dari 2 hari saya sarankan parkir di lokasi parkir inap.

Berapa biaya parkir inap di bandara CGK ini? Perhitungannya cukup sederhana:

  • Blok 4 jam pertama adalah Rp 20,000
  • per jam berikutnya Rp 2,000, Rp 4,000 (per 1 Mei 2014)

Jadi pengalaman terakhir saya parkir sekitar jam 5 pagi dan mobil diambil keesokan harinya jam 9 malam, tarif parkir saya adalah Rp 90,000.

Update per Maret 2015: Tarif parkir ada 2 model tergantung lokasi. Jadi pastikan Anda parkir di parkir inap untuk long stay, di mana tarifnya masih sama seperti update Mei 2014 di bawah. Jika salah parkir, Anda parkir di tempat regular (untuk penjemput) dikenakan progresif: 15 menit pertama gratis, menit 16 sampai 60 adalah Rp 4000. Jam 2-4 kena Rp 3000/jam, lebih dari itu adalah Rp 8000 per jam.

Update Per Mei 2014 tarif parkir bandara naik drastis. Untuk yang tidak menginap juga dikenakan tarif Rp 3,000 per jam. Sedangkan untuk menginap (semua mobil yang parkir lebih dari 24 jam), dikenakan Rp 20,000/4 jam pertama, lalu Rp 4,000 / jam seterusnya. Terakhir saya parkir 3 hari (sekitar 60-an jam), bayar Rp 270,000. Jadi sepertinya parkir inap sudah tidak ekonomis lagi.

Juga sebagai teaser, siap-siap dengan perluasan Terminal 3.

blog comments powered by Disqus