Transportasi London Airport (LHR LGW STN LTN)

London memiliki beberapa airport yang bisa dijangkau dalam waktu satu jam-an dari pusat kota. Tergantung airlines yang kita pakai saat mendarat di London, mau mendarat di bandara mana tidak terlalu penting, yang penting tiketnya murah, betul gak?

Tidak juga, Anda harus berhitung cost transportasi dari Airport ke pusat kota (atau sebaliknya). Kadang kala akan kejadian tiket transportasi dari/ke bandara lebih mahal daripada tiket pesawatnya sendiri. Saya pernah dapat tiket pesawat RyanAir £13 dari Stansted Airport ke Roma, berapa ongkos transport dengan keretanya?

London Heathrow Airport (LHR)

LHR adalah bandara terbesar di Inggris, salah satu tersibuk di Eropa, jadi jangan heran bisa punya terminal sampai 5!! Karena dibangunnya tidak serempak, jadi agak jomplang fasilitas dan design terminal antara terminal 1 hingga 5. Hampir semua maskapai utama dari Asia dan Amerika mendarat di Heathrow ini. BA pakai Terminal 5, group Skyteam pakai Terminal 4, OneWorld pakai Terminal 3, dan Sky Alliance pakai Terminal 2. Sedangkan Terminal 1 yang jadul sudah ditutup.

Heathrow Express Train

Bandara Don Mueang Bangkok

Don Mueang Airport

Sebagai salah satu destinasi wisata utama di Asia Tenggara, Bangkok mempunyai kunjungan wisatawan yang jumlahnya mencapai jutaan. Nah sebenarnya Bangkok mempunyai 2 bandara International: Suvarnabhumi International Airport untuk penerbangan full-service dan Don Mueang International Airport untuk domestik dan budget airlines. Kali ini Javamilk akan membahas dengan Don Mueang Airport, dengan kode DMK.

Secara jarak, bandara Bangkok yang satu ini relatif lebih dekat dengan kota, 25 km di sebelah utara. Dulunya dipakai sebagai military airbase, namun setelah disulap, sekarang malah menjadi hub airport low cost airlines seperti Nok Air, Thai Lion Air, dan Thai Air Asia.

Perhatikan cara tulis dan bacanya yah, yang benar adalah bandara Don Mueang. Bukan Dong Mueang atau Dong Muang... Dong itu artinya lain :)

Transportasi dari/ke Bandara Don Mueang

Bagi yang tiba di Don Mueang Airport, ada beberapa pilihan transportasi untuk menuju pusat kota Bangkok. Yang ikut tur biasa tidak perlu pusing karena sudah dijemput begitu tiba di bandara. Bagi yang independent traveller, bisa coba moda transportasi berikut ini.

Transportasi Hong Kong International Airport

Hong Kong International Airport, Bandara Terbaik di Dunia

Tiba di Bandara Hong Kong tapi bingung bagaimana cara menuju Kowloon, Central, atau pusat kota lain? Keep reading...

Untuk menuju ke pusat kota ada beberapa opsi yang bisa kita pakai.

Kereta Airport Express

Ini adalah pilihan utama kalau ingin praktis dan cepat. Cukup 24 menit naik kereta ini dari HKIA kita sudah menuju Hong Kong/Central Station. Ya kereta ini cepat karena tidak banyak melakukan stop sepanjang perjalanan, hanya berhenti di Tsing Yi, Kowloon, dan berakhir di Hong Kong station di Central.

Stasiun kereta ada di tengah bandara. Jadi begitu Anda collect baggage dan keluar di Arrival Hall, tinggal ikuti petunjuk "Train to City". Di sini tersedia ticket office kalau mau beli tiket, atau bisa pakai Octopus Card langsung naik kereta.

Hong Kong MTR Tourist Pass

Harga tiket menuju Central adalah HKD 100 (HKD 180 utk tiket pp), atau kalau destinasi kita di Kowloon Station cukup HKD 90 (HKD 160 pp). Tiket Airport Express Train ini suka ada promo, jadi Anda perlu rajin browsing, biasanya promo kalau kita group ber-2 atau ber-4.

Tips Jangan lupa juga kalau beli Hongkong MTR Tourist Pass, ada paket yang include Airport Express ini.

Naik Kereta Menuju Bandara Soekarno-Hatta

Sambil menunggu jaringan kereta Jakarta tersambung hingga Soekarno-Hatta International Airport (CGK) yang katanya akhir 2016 (semoga), saya melakukan percobaan berangkat menuju Bandara menggunakan rute kereta (KRL Commuter).

Bagi yang belum pernah naik KRL Commuter, mungkin karena masih punya bayangan kereta yang jelek atau jadwal yang tidak pasti. Hal ini berubah drastis. Stasiun KRL rata-rata sudah di-sulap jadi rapi dan bersih, bebas pedagang, dan fisik kereta juga sudah relatif bagus.

Modal naik KRL adalah tiket elektronik, bisa berupa kartu e-Money dari Mandiri, BRIZZ, Flazz BCA yang sudah diisi saldo (10-20rb minimum), atau kalau belum punya bisa beli tiket single-trip di stasiun kereta. Kalau kita pakai kartu dari Bank, pertama kali sebelum bisa digunakan harus di-'aktifkan' dulu di sebuah mesin warna orange (biasa dipasang di samping loket), ibaratnya untuk cek saldo sekaligus dikenalin sama kereta biar akrab :)

KRL menuju Bandara

Jadwal dan peta KRL bisa dibuka dari website resmi KRL.co.id, tinggal pilih jaringan kereta dan stasiun keberangkatan, nanti akan keluar jadwal seharian. Hindari peak hour seperti pagi dan sore hari Senin-Jumat. Di luar jam itu kereta relatif kosong jadi bawa koper juga nyaman. Tarif kereta mulai Maret 2015 adalah progresif berdasarkan kilometer stasiun, berkisar sekitar 2000-7000 rupiah lah satu arah.

Begini penampakan kereta Duri-Tangerang, kalau dapat edisi baru buatan INKA, bukan second dari Jepang.

Kereta Tangerang sumber foto: https://jodaya56.wordpress.com/2013/02/25/kfw-i9000-the-impression/

Bandara KLIA 2

KLIA 2 Main Door

Setelah mengalami delay yang cukup lama dalam peluncurannya, termasuk 'perlawanan' AirAsia yang menolak pindah, akhirnya KLIA 2 resmi beroperasi tanggal 2 Mei 2014. KLIA 2 resmi menggantikan LCCT dengan daya tampung jauh lebih besar dan fasilitas lebih baik.

KLIA 2 menjadi bandara untuk low-cost carrier terbesar di dunia, sekarang resmi menampung airlines seperti AirAsia, Tiger Air, Malindo Air dan Lion, serta Cebu Pacific.

Yang paling dirasa oleh penumpang adalah tidak ada lagi naik turun tangga ala pesawat low-cost, karena semua penerbangan harus memakai belalai (garbarata). Jadi tidak bakal kepanasan atau kehujanan.

KLIA Gate

Manfaatkan Fasilitas Autogate di Jakarta Airport

Autogate di Cengkareng Airport (CGK) sudah sejak 2013 ada, tetapi sepertinya utilisasinya masih cukup rendah, at least sepanjang pengamatan saya. Sepertinya masih banyak orang yang tidak tahu atau meragukan kemampuannya :)

Autogate adalah pintu imigrasi otomatis, di mana kita tidak perlu berhadapan lagi dengan petugas imigrasi untuk mendapatkan stempel imigrasi keluar/masuk Indonesia. Dengan memasuki autogate, kita cukup melakukan scan passport dan sidik jari, proses yang hanya perlu 1-2 menit, tentu saja bebas antrian (untuk saat ini).

Fasilitas Autogate sejauh ini baru ada di Terminal 2 Soekarno-Hatta International Airport. Jadi belum ada di Terminal 3 bagian Internasional. Saat kita mau melewati imigrasi di Terminal 2, di bagian paling kanan disebelah crew/priority line, di situlah terdapat 3-4 line khusus autogate.

Yang bisa menggunakan fasilitas autogate adalah semua pemegang passport RI, jadi bukan terbatas pada yang punya e-passport. Jadi bagi kita yang punya passport biasa (tanpa chip) juga bisa memanfaatkan autogate. Bagaimana caranya?

Pertama, jika belum pernah dilakukan, kita harus melakukan registrasi dan pemindaian sidik jari. Tempatnya juga di bagian imigrasi Bandara Terminal 2. Jika Anda sudah di area imigrasi, perhatikan ada 2-3 meja di dekat kaca pembatas yang dijaga oleh petugas. Tinggal datangi meja tersebut sambil menyerahkan passport. Proses ini hanya beberapa menit, di mana petugas akan meminta kita scan sidik jari, lalu stempel halaman terakhir passport kita dengan tulisan "autogate", artinya data sudah diambil dan kita bisa melalui autogate.

[

Page 1 / 2