Mengurus Visa ke Eropa

[Mengurus Visa adalah bagian yang bisa dibilang paling sulit dalam mengatur perjalanan ke Eropa. Karena sebagai traveler biasa ada dilema ayam dan telor: tiket pesawat atau visa dulu.

Untuk ke Inggris kita perlu apply UK Visa sebagai syarat untuk dapat masuk ke United Kingdom yaitu England, Scotland, Ireland, dan Wales.

Sedangkan Schengen Visa diperlukan agar dapat jalan-jalan ke negara kontinen Eropa yang menandatangani kesepakatan Schengen, saat in meliputi 26 negara terutama destinasi Eropa Barat, antara lain Netherland, Germany, Belgium, France, Italy, Spain, Portugal, dan termasuk negara Scandinavia serta sejumlah negara Eropa Timur seperti Latvia dan Poland.

Visa yang Anda minta bisa berupa Tourist Visa, Transit Visa, atau Business Visa. Jika tujuan utama Anda adalah jalan-jalan maka seharusnya Anda meminta visa turis.

Artikel Javamilk ini hanya memberikan petunjuk dalam aplikasi visa. Penulis tidak menjamin keakuratan dalam tulisan ini, baik persyaratan, rekomendasi, apalagi jaminan aplikasi visa Anda dapat diterima. Silakan hubungi kedutaan negara tempat Anda apply visa untuk mendapatkan penjelasan detil serta persyaratan pengajuan visa yang benar.

Di Jakarta, kita mengurus UK Visa ke VFS, sebuah perusahaan agent yang ditunjuk oleh British Embassy untuk melayani aplikasi Visa. Jadi kita tidak berurusan langsung dengan kedutaan Inggris. Kantornya terletak di Plasa Asia, Jl. Jendral Sudirman, tepat di seberang FX Mall. Formulir visa sudah tidak dipakai lagi karena Anda bisa mengisi secara online dari link website VFS di atas.

Sedangkan Schengen Visa dapat diajukan ke kedutaan negara Schengen seperti Jerman, Italia, Belanda, Perancis, dll atau melalui agent VFS Global seperti UK di atas.

Nah, ini kita harus buka website embassy untuk mengetahui ke mana kita apply visa Eropa-nya.

Kalau tidak tahu websitenya, buka Google dan ketik "Embassy XXX in Jakarta", alhasil akan keluar setidaknya di urutan 3 pertama.

Kalau disebutkan untuk apply visa ke embassy, umumnya kedutaan mereka ada di sekitar Kuningan atau Menteng dan Anda harus datang sendiri untuk menyerahkan dokumen dan diwawancara. Formulir visa dapat diminta di kedutaan atau biasa di-download dan di-print ke kertas. Contohnya Anda bisa klik link download formulir visa schengen dari kedutaan Jerman.

Sedangkan kalau apply via VFS maka kita harus buat appointment secara online, baru datang ke kantor VFS di Plasa Asia. Ada yang bisa diwakilkan, tapi expect semua negara Schengen akan minta applicant datang langsung mulai akhir tahun 2013 karena Schengen mulai collect data biometric. List negara Eropa yang sudah pakai agent VFS Global:

Khusus negara France (Perancis), mereka menunjuk agent TLS Contact untuk urusan permohonan visa. Caranya sama, buat appointment secara online dan datang sendiri (karena mau diambil data biometrik).

Oh ya, mungkin bingung mau mengurus ke kedutaan yang mana. Kira-kira aturan negara Schengen yang mau menerima aplikasi Anda adalah:

  • Negara yang menjadi destinasi utama Anda (bisa dibilang tempat Anda paling lama tinggal)
  • atau jika tidak dapat ditentukan, maka adalah Negara Schengen pertama yang Anda masuk

Pengalaman Saya

Bagi saya sendiri sudah beberapa kali, pengalaman mengurus visa Eropa tidak terlalu rumit. Yang penting data benar dan tidak memberikan data palsu/berbohong. Mungkin kadang orang terlalu tegang saja. Normalnya jika dokumen lengkap dan benar pasti sekali datang beres, tapi juga jangan kecewa jika disuruh pulang untuk melengkapi dokumen lagi hal ini cukup lumrah.

Persyaratan Visa Schengen

Bacalah persyaratan visa yang diminta spesifik di website kedutaan masing-masing. Sebagai gambaran, persyaratan umum yang diminta jika Anda mengajukan visa turis adalah:

  • Formulir permohonan Visa yang sudah diisi
  • Passport dengan masa aktif lebih dari 6 bulan
  • Pas foto terbaru ukuran 3.5 x 4.5 cm dengan latar belakang putih.
  • Copy KTP, KK, Akte Kelahiran dan Akte Nikah (kadang dokumen ini hanya dilihat sekilas oleh petugas)
  • Travel insurance yang meng-cover sejumlah hari Anda di Eropa
  • Copy rekening tabungan/koran 3-6 bulan terakhir.
    Saldo tabungan tentu saja menentukan tetapi tidak ada angka pasti yang membuat Anda diterima. Sebagai gambaran ambil saja angka 70 Euro perhari Anda di sana sebagai saldo minimum.
  • Surat Referensi dari Bank tempat rekening koran tersebut
    Biasa surat ini bisa Anda minta di bank asal Anda membuka rekening. Biaya pembuatan surat referensi adalah Rp 50rb di BCA.
  • Surat Keterangan Kerja dari kantor Anda, berupa keterangan status Anda dan izin memberikan cuti.
    Beberapa pengalaman menunjukkan semakin bonafit tempat kerja Anda, dokumen ini tidak banyak dipersoalkan oleh petugas.
  • Jika Anda bukan orang kantoran alias pengusaha atau professional, SIUP atau surat keterangan profesi juga dilampirkan.
  • Bukti booking pesawat pulang pergi ke Eropa.
    Anda tidak dianjurkan untuk  membeli dulu tiket ini karena tidak menjamin Visa akan diterima.
  • Bukti booking hotel selama Anda di Eropa
    Biasanya Anda diminta memberikan booking hotel yang sudah confirmed. Hal ini kadang sulit karena jika confirmed maka Anda harus membayar sejumlah deposit ke hotel yang bersangkutan. Bahkan umumnya hotel akan meminta full pay baru memberikan confirmation letter.
  • (Optional) Surat sponsor dari keluarga atau teman yang menjadi tempat tingal Anda di sana jika tidak tinggal di hotel.

Saat Anda memasukkan berkas ke kedutaan negara Schengen, biasanya akan ada sedikit interview/pertanyaan, mulai dari basa-basi hingga yang serius:

  • Ke sana mau ngapain?
  • Siapa saja yang ikut? Rombongan?
  • Punya saudara di sana?
  • Nitip oleh-oleh ya? (Nope.. ini pertanyaan buatan saya sendiri :) )

Lama proses Visa UK sejak Anda memasukkan berkas hingga dapat mengambil kembali passport adalah 2 minggu, jika dokumen Anda sangat mendukung dalam 5 hari kerja juga sudah siap. Sedangkan lama proses Schengen Visa antara ~~2~~ 1 minggu hingga 1 bulan tergantung kedutaan negara masing-masing.

Selamat mengajukan visa!

Link : Panduan Jalan Hemat ke Eropa

blog comments powered by Disqus