Travel Planning: Hal Kecil Tapi Penting

Biasa kalau mendengar kata travel planning, kita asosiasikan dengan tempat tujuan wisata. Mau ke mana saja mulai dari hari pertama datang sampai pulang wisata. Jika menuju negara yang sudah pernah dikunjungi, atau yang bahasanya masih bisa dimengerti mungkin memang cukup mudah. Namun kalau mau tamasya ke negara yang Inggris bukanlah bahasa yang dimengerti penduduknya maka Anda akan kerepotan.

Banyak hal-hal kecil yang perlu kita rencanakan (setidaknya diketahui) supaya kita tidak kebingungan saat tiba di tempat tujuan.

  1. Mempersiapkan koper
    Ketahui cuaca di negara tujuan, sedang musim apa, dan apakah sedang ada cuaca buruk. Menuju negara beriklik tropis seperti Asia Tenggara (Singapore, Malaysia, Thailand), India, dan Amerika Selatan kurang lebih akan sama, Anda hanya perlu kaos yang banyak karena sering keringatan.

    Namun negara dengan 4 musim cerita akan sedikit lain. Di musim dingin, kita harus menyiapkan pakaian winter, sepatu boot, syal, topi, sarung tangan, dll. Repotnya barang seperti ini tidak bisa dipakai saat sudah kembali ke Indo, maka pikirkan mau dibuang saat pulang atau tetap dibawa pulang meski berat.

    Handuk - yang satu ini suka jadi problem kalau dibawa jalan-jalan. Kalau Anda bawa handuk sendiri, kemungkinan handuk itu selalu lembab dan berat di koper karena dibawa berpindah-pindah tiap hari tanpa sempat dijemur. Jika standar kebersihan Anda biasa-biasa saja, pertimbangkan menggunakan handuk hotel. Hotel berbintang umumnya memberikan handuk yang tebal dan bersih, sedangkan non bintang umumnya memberikan handuk yang tipis meski bersih.

    Cucian - jika Anda akan traveling untuk waktu yang lama, tentu suatu hari akan perlu melakukan urusan cuci-mencuci. Belilah detergen bungkus kecil untuk mencuci pakaian jika stay di satu tempat beberapa hari. Cukup direndam dan dijemur, tidak perlu diperas karena bikin kusut. Pakaian dalam sih kalau bisa beli yang disposable, sekali pakai tinggal buang.

    Obat - di luar negri, kebanyakan obat keras tidak dapat dibeli di apotik tanpa resep dokter. Jadi sebaiknya beli obat yang Anda perlukan di Indo (yang nggak perlu resep dokter).

  2. Tiba di Airport
    Anda perlu melakukan riset sejak awal: bagaimana cara menuju kota dari airport, apakah tersedia bus, kereta atau harus taksi. Selain itu juga perlu tahu cara membeli tiket dan harganya. Antrian di counter informasi bandara kadang cukup panjang sehingga Anda dapat menghemat waktu jika sudah tahu hal-hal seperti ini.

    Kadang Anda perlu tahu juga di mana lokasi penitipan koper, money changer, fasilitas bagi disabled, dll.

  3. Menggunakan transportasi umum
    Ini yang cukup sulit, Anda perlu riset juga bagaimana cara menggunakan transportasi umum. Apakah tiket dibeli untuk setiap perjalanan (single trip) atau tersedia day pass yang lebih murah. Download lah peta metro atau bus kota untuk memudahkan Anda merencanakan perjalanan, termasuk menuju hotel tempat menginap. Kalau bisa Anda sudah tahu harus naik apa, bus nomor berapa, kereta jalur apa untuk menuju hotel.
  4. Air minum
    Karena sehari perlu minum setidaknya 2 liter air, selama traveling kemungkinan Anda akan sering beli air minum botol di lokasi setempat. Ketahui bahwa biasanya harga air minum itu mahal jika dibeli di dekat lokasi wisata. Anda bisa cari di toko grosir (semacam Carrefour atau Giant) karena pasti lebih murah. Sebotol air 500ml di 7-eleven Singapore dijual 60 sen, sedangkan di FairPrice (supermarket besar) harga 1.5L cuma 70 sen-1 dollar.

    Untuk berhemat, Anda bisa riset apakah dapat minum dari air keran kota setempat. Singapore, Hong Kong (sebagian), Jepang, dan hampir semua wilayah Eropa Barat mempunyai air keran yang drinkable, bahkan di toilet umum. Cukup bawa botol kosong dan isi ulang selama perjalanan.

  5. Operating Temperature
    Nah, ini berhubungan dengan barang elektronik. Anda perlu mengecek buku manual gadget Anda jika ingin dibawa ke daerah dengan cuaca ekstrim, dingin sekali atau panas sekali. Barang-barang yang agak sensitif cuaca antara lain kamera, handphone (tertentu aja), harddisk, dll. Jam tangan pun ada yang akan macet saat suhu telah di bawah nol derajat. Selain itu pastikan membawa adaptor dengan colokan kaki yang sesuai: kaki dua, kaki tiga (bukan merek salep lho), kaki 3 dengan 2 pin miring, atau kaki 2 strip kecil (ini hanya istilah saya sih)

Masih ada beberapa hal lagi yang belum saya bahas, mungkin akan ditambahkan di masa depan. Atau Anda bisa menambahkan ?

Airbnb
Komentar

Panduan Wisata

Cari Artikel Lama