Susahnya Buat Visa

Sudah menjadi rahasia umum antara travel agent kalau membuat visa ke luar negri itu sangat susah. Oleh karena itu mereka mengutip uang jasa yang lumayan besar sehingga menjadi bisnis yang sangat menguntungkan dengan modal dan resiko sangat kecil.

Untuk menuju negara-negara yang sudah mapan, bagi warga negara Indonesia memang harus punya entry visa jika ingin berlibur atau berwisata. Seluruh negara Eropa termasuk Inggris, Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Australia dan New Zealand, hingga Amerika Serikat dan Canada, semua perlu visa.

[

Sebenarnya mengurus visa sendiri sama susahnya dengan mengurus visa pakai bantuan agent. Bahkan untuk beberapa negara, walaupun sudah pakai bantuan agent Anda tetap diminta datang untuk wawancara.

Nah apakah gampang untuk mengurus visa ke negara yang disebut di atas? Tentu susah karena kita harus melengkapi persyaratan membuat visa sesuai yang diminta.

Yang pasti adalah kita harus capek-capek mengurus dokumen persyaratan yang ada. Rata-rata dokumen yang diperlukan adalah :
* Bukti booking tiket pesawat pulang pergi,
* Bukti reservasi hotel selama di sana (beberapa negara tidak perlu booking ini),
* Bukti keuangan dan referensi pekerjaan di Indonesia, untuk memastikan bakal pulang lagi,
* Pas foto terbaru dengan ukuran aneh-aneh sesuai embassy
* Dokumen standar seperti KTP, Kartu Keluarga, Akta Lahir, Akta Nikah.

Anda tidak perlu tanya atau bingung dokumen apalagi yg harus disiapkah, cukup ikuti aturan main embassy. Bahkan kalau Anda kurang yakin atau ada pertanyaan, cari nomor telepon embassy (agak susah kalau pakai Google) lalu coba telepon untuk konsultasi. Setelah disiapkan dokumen itu lalu harus susah mencari tukang fotokopi untuk digandakan. Di jaman canggih seperti sekarang, mulai banyak embassy yang menerapkan online application, di mana kita mengisi form aplikasi visa secara online (agak susah juga karena harus cari komputer) lalu akan mendapat tanggal interview. Ada yang menerapkan model go-show alias tinggal datang di jam buka.

Lalu pada hari yang ditentukan, kita harus susah-susah cari transportasi menuju embassy atau kantor yang mengurus visa itu karena biasa ada di kawasan paling macet di Jakarta, celakanya lagi adalah tidak ada tempat parkir di embassy.

Ambil nomor urut begitu tiba, yang biasa akan rebutan pagi-pagian dengan orang dari travel agent. Begitu nomor kita tiba, kita menuju counter untuk menyerahkan dokumen. Setelah diperiksa oleh petugas yang rata-rata jutek, kadang akan diberi pertanyaan yang susah dijawab oleh anak sekolah sekali pun.

Begitu susahnya visa dibuat sampai biasa perlu waktu proses 4-5 hari (Jepang, USA) hingga 1-2 minggu (Eropa Schengen) supaya stiker visa dapat menempel erat di paspor hijau dan bisa kita ambil.

NB: Gantilah semua kata 'susah' yang muncul di artikel ini mulai paling atas dengan kata 'mudah'.

Airbnb
Komentar

Panduan Wisata

Cari Artikel Lama