My Journey

Hiking di Penang Hill (Bukit Bendera)

  • Published on

Kunjungan terakhir saya ke Penang terakhir menyisipkan satu agenda olahraga. Jika sebelumnya pernah membawa sepeda lipat, tapi kali ini terlalu malas untuk packing dan mengurus kopernya. Jadilah kali ini membawa badan dan sepatu saja: kita hiking.

Rute hiking di Penang yang paling populer adalah mendaki Penang Hill, atau yang lebih terkenalnya disebut Bukit Bendera. Ini adalah bukit yang sama jika Anda naik tram wisata Penang Hill Railway.

Rute Hiking Penang

Saya memilih rute hiking yang populer dan mudah buat pemula: start di lower tram station, dan finish juga sama seperti turis di puncak bukit. Kalau di rute hiking lokasi startnya adalah Bats Cave Temple.

Total elevasi adalah 700m, dengan jarak 4,7km dan mestinya bisa diselesaikan kurang dari 2 jam. Treknya campuran kadang aspal, tanah yang sudah dikeraskan, dan ada beberapa bagian yang alami.

Pagi-pagi membawa mobil dan parkir di lokasi parkir layaknya turis biasa. Setelah membayar parkir (RM5), mulailah acara pendakian kita hari ini.

Rute hiking dalam format file GPX bisa Anda download, tinggal di-load ke sportwatch Coros, Garmin, dll. Atau bisa lihat planned route saya di Komoot.

Rute dan profile hiking Penang Hill

Awal Pendakian

Starting point dari trail ini secara offisial adalah Bats Cave Temple ini. Lokasinya tidak jauh dari parkiran mobil tram station. Jalanan berupa aspal, bisa dilalui oleh kendaraan bermotor. Di sekitar sini juga masih ada perumahan penduduk lokal.

Bats Cave Temple

Bats Cave Totem

Bisa dibilang di awal-awal pendakian tidak terlalu berat. Gradien masih bersahabat.

Tidak jauh jalan, kita menemukan kali kecil yang airnya lumayan deras.

Mata Air

Selanjutnya selama 30 menit pertama akan melalui jalan setapak (masih berupa cor rapi) dan melalui kebun durian lokal. Beberapa tempat yang rawan rontoknya buah durian dipasang jaring pengaman.

Sekitar 40 menit dari titik start, akan melewati Golden Stupa di sebelah kanan, mirip kuil-kuil Thailand tapi dalam bentuk miniatur.

Golden Stupa

Pit Stop

Lalu mendekati mark 60 menit, tibalah di sebuah temple yang sekaligus menjadi tempat istirahat para hikers. Sebelum dan sesudahnya ada kedai yang menjual durian dan buah lain seperti pisang. istirahatlah sejenak di sini, ada keperluan ke toilet juga tersedia.

Refill Stop

Jika datang di hari yang bagus, kota Georgetown terlihat jelas dari sini.Pemandangan dari Penang Hill

Selepas dari sini perjalanan akan mulai lebih berat. Pepohonan yang banyak menaungi kepala dari titik start juga mulai berkurang.

Middle Station - Viaduct Station

Di menit 75, tibalah di Middle Station. Ada tempat istirahat di sini sambil melihat tram yang turun naik (walaupun tidak berhenti di stop ini).

Selanjutnya cuma pendakian yang mulai menguras tenaga berupa step tangga dan tanah hingga Viaduct Station

Di leg-leg terakhir, ada beberapa ruas yang tidak ada batu atau cor semen, jadi alami tanah merah. Tanjakannya juga lebih tinggi. Kita akan menapaki step-step dengan bantuan akar pohon dan tali yang dipasang untuk keamanan.

Middle Station

Sampai di Viaduct Station, kita akan melewati kolong jembatan tram.

Selanjutnya jalur tram akan berada di sisi kanan kita. Jika sudah sampai sini, maka bersemangatlah, titik finish tidak jauh lagi.

Penang Tram

Hiking Trail di Viaduct Station

Finish Point

Titik terakhir jika melalui Bypath A, sekitar 2 jam mestinya sudah finish di atas. Jalan sedikit lagi ke meeting point dengan latar belakang tempat istirahat/kafe Bukit Bendera

Finish Point

Local Tips: Bagi orang yang pakai baju olahraga (dan terlihat berkeringat), pedagang minuman di sini akan memberikan tarif diskon untuk minuman, lebih murah dari tarif utk umum.

Kebanyakan hikers akan selesai saja di sini dan membeli tiket tram one-way turun. Tetapi jika di weekend, antrian kereta turun bisa memakan waktu 30-60 menit. Antri loh ya bukan naik tramnya.

Jika kaki masih sanggup, pertimbangkan turun via jalur hiking tadi lagi.

Ciao!

Komentar

Artikel Terbaru Lainnya

Baca juga artikel dan tips wisata terbaru.

Tentang Javamilk

Cari artikel lama? Ada di Archives