Parkir Inap Mobil di Bandara Soekarno-Hatta

Last updated on

Membawa mobil dan parkir di bandara kadang menjadi opsi yang layak dipertimbangkan jika kita melakukan short-trip wisata atau bisnis ke luar kota.

Kita bisa membandingkan biaya yang dikeluarkan jika menggunakan jasa angkutan bus DAMRI, tarif/argo taksi, serta jika membawa dan menginapkan mobil. Memakai bus DAMRI jelas paling murah namun bisa jadi memakan waktu paling lama. Taksi satu arah setidaknya di atas Rp 70,000 jika dari wilayah Jakarta Barat, di luar biaya tol. Bagaimana dikomparasi dengan membawa mobil?

Lokasi Parkir Inap Bandara Soekarno-Hatta

Di Soekarno-Hatta Airport, tersedia dua lokasi parkir inap mobil secara official. Parkir ini relatif aman karena mempunyai gerbang satu lagi di luar gate parkir umum.

Jika Anda berencana parkir lebih dari 12 jam, disarankan parkir di lokasi parkir inap, karena tarifnya jauh berbeda dgn parkir mobil penjemput.

Lokasi pertama adalah di ex pool taksi, tepat di tengah antara Terminal 1 dan Terminal 2. Tersedia mobil antar jemput (free) ke terminal tujuan kita. Jadi setelah kita memarkirkan mobil, akan diberikan selembar kertas sebagai bukti parkir, serta nomor telepon. Saat kita mau ambil mobil lagi, cukup telepon ke nomor tersebut untuk minta di-pickup.

Lokasi Parkir Inap

Jika Anda datang dari arah tol Sedyatmo Jakarta, saat ada percabangan antara Terminal 1 dan Terminal 2, ambil lurus, nanti tidak jauh akan terlihat pintu masuk ke lokasi parkir inap bandara di sebelah kanan. Bisa juga masuk dari pintu satunya lagi, jika lewat jalan perkantoran Angkasa Pura, tepatnya di seberang kantor Imigrasi Soekarno-Hatta.

Lokasi kedua ada lokasi parkir inap kecil di terminal 1B, tempat ini lebih sering penuh daripada kosong. Sedangkan untuk Gedung Parkir Terminal 3 Ultimate akan dikenakan tarif normal (penjemput), jadi jangan coba-coba parkir lama di sini.

Tarif Parkir Inap Bandara

Berapa biaya parkir inap di bandara CGK ini? Perhitungannya cukup sederhana (per tahun 2017)

  • Blok 4¬†jam pertama adalah Rp 30,000
  • per jam berikutnya Rp 6,000

Jadi jika Anda parkir 2 hari (mungkin sekitar 44 jam), total bisa kena Rp 270,000 (= Rp 30,000 + 40x6,000).

Update per Agustus 2016: Tarif parkir ada 2 model tergantung lokasi. Jadi pastikan Anda parkir di parkir inap untuk long stay, di mana tarifnya masih sama seperti update harga di bawah. Jika salah parkir, Anda parkir di tempat regular (untuk penjemput) dikenakan progresif: 15 menit pertama gratis, menit 16 sampai 60 adalah Rp 5000. Jam 2-4 kena Rp 4000/jam, lebih dari itu adalah Rp 10,000 per jam.

Update Per 2016 tarif parkir bandara naik drastis. Untuk yang tidak menginap juga dikenakan tarif Rp 4,000 per jam. Sedangkan untuk menginap (semua mobil yang parkir lebih dari 24 jam), dikenakan Rp 20,000/4 jam pertama, lalu Rp 4,000 / jam seterusnya. Terakhir saya parkir 3 hari (sekitar 60-an jam), bayar Rp 270,000. Jadi sepertinya parkir inap sudah tidak ekonomis lagi.

Update Per Maret 2017 4 jam pertama: Rp 30,000 dan Rp 6,000/jam seterusnya. Ingat.. parkir bandara sudah bukan opsi murah lagi.. lebih baik naik uber hehehe.