Hotel Review: Four Points by Sheraton Bandung

Starwood Hotels & Resort brand kuat dan banyak jaringannya di pasar Amerika, dalam beberapa tahun terakhir ini sangat agresif membuka hotel di kawasan Asia Pasifik. Saya pun biasanya hanya mencoba yang paling dekat di Penang. Namun akhirnya ada hotel baru dari group Starwood yang bisa saya tinggali di Indonesia untuk menghabiskan point saya. Four Points Bandung adalah tambahan baru di pusat kota Bandung mulai Januari 2016, setelah adanya Sheraton Hotel dan Tower di daerah Dago.

Four Points brand lebih menyasar golongan leisure (business) traveler, minimal demikian yang saya rasakan sama seperti di Four Points Penang. Kelebihan atau jualan utama hotel brand ini ada di kamar yang nyaman serta dilengkapi dengan Wifi dan TV LCD yang besar.

Oke jadi pada kesempatan terakhir, dimulailah staycation saya bersama keluarga di Four Points Bandung. Karena saya ada point SPG yang cukup, maka saya pilih redeem SPG Free Night sebesar 2000 Starpoints di Sabtu malam. Rate kamar prepaid di Sabtu adalah sekitar 1,2-1,3jt untuk Classic Room seluas 30 meter persegi.

Hotel yang bergaya modern art deco ini terletak di pusat kota Bandung, tepatnya Jalan Ir Juanda No 46 Bandung. Jika kita datang dari arah tol Pasteur, susuri jalan layang Pasopati dan turun di exit Dago, ketemu lampu merah belok kanan. Hotel ini terletak di sebelah kiri jalan, setelah Pizza Hut. Bangunannya memanjang ke belakang, secara lebar hotel ini tergolong tidak lebar, terbukti dari ramp parkir basement yang sempit.

Lobby yang klasik

Proses checkin saya berasa cukup lambat, pas ada antrian 3 orang di depan saya. Total sekitar 20 menit saya menunggu sampai bisa dilayani. Dan ternyata setelah dapat kunci juga kamar saya belum ready, padahal waktu sudah menunjukkan jam 14.30, dan beberapa hari sebelumnya sudah saya konfirmasi jam kedatangan. Untung hotel ini punya petugas front-desk yang sigap, bisa menawarkan ‘kompensasi’ berupa minuman dan duduk di restoran.

Kamar saya pilih yang twin bed, ranjangnya empuk dan tinggi buatan King Koil. Tapi sebenarnya kurang cocok saya punggung manula saya yang lebih suka ranjang cenderung keras. Begitu masuk kamar sebenarnya sudah ingin langsung nemplok badan kalau tidak ingat mau foto-foto dulu, hehehe.

Ranjang Twin

Bedroom

TV LCD berukuran 42” dengan puluhan channel lokal dan Internasional (beIN TV ada kok buat penggemar sepakbola). Juga tersedia working desk yang cukup besar, hanya sayangnya belum dilengkapi dengan table lamp, mungkin yang setting kamar kelupaan.

Nah, dosa tidak pasang table lamp kali ini diampuni deh karena disediakan speaker dock iHome yang made for iPhone 5/6.

Bedroom

Kamar mandi cukup lega dan kesannya cukup dingin dan mewah. Kamar mandi model standing rain shower, airnya cukup kencang, dan air panasnya datangnya tergolong cukup cepat.

Bathroom

Amenities

Kolam renang dan fasilitas gym terletak di lantai 2. Tersedia kolam untuk anak-anak yang menyatu dengan kolam dewasa. Walapun tidak terlalu besar, tapi cukup lumayan untuk berenang beberapa lap melepas penat setelah menyetir mobil 3 jam dari Jakarta.

Swimming Pool

Breakfast dan all day dining dilayani di Saffron Restaurant, dekorasinya cukup asyik untuk sekedar duduk-duduk minum kopi atau teh di sore hari. Sayangnya Edelweiss Sky Lounge yang berada di rooftop belum beroperasi saat kunjungan saya ini, sepertinya belum selesai finishing.

Saffron Dining Restaurant

Dari sisi lokasi, hotel ini bisa dibilang sangat strategis bagi turis dan leisure seeker. Lokasi ini menjadi kelebihan sekaligus kekurangan hotel. Kekurangannya? So pasti daerah macet sepanjang hari. Kelebihannya, karena macet kita jadi malas keluar bawa mobil, jadi kalau bisa makan yang dekat-dekat. Di seberang hotel terdapat Living World versi mini (toko ACE Hardware, Toys Kingdom, dan Chatime). Di sebelah terdapat restoran Pizza Hut, KFC, dan supermarket Superindo. Dari sekeliling, urusan makan minimal sudah bisa dicover setidaknya sekali.

Verdict

Plus:

  • Lokasi di pusat kota
  • Kamar yang luas dan nyaman

Minus:

  • Lift yang kurang smart dan cenderung lambat
  • Parkir basement yang sempit

Dengan rate yang sekitar 1jt-an, hotel ini menawarkan sentuhan kemewahan dan comfort selama staycation ini. Anda bisa book dari website official atau silakan cek rate di Agoda.

Airbnb
Komentar

Panduan Wisata

Cari Artikel Lama