Persyaratan Visa China 2017

Published on

Shanghai Bund

Salah satu visa yang paling mudah diurus sendiri adalah China Visa untuk berkunjung ke negara RRC. Menurut saya, Anda tidak perlu mengurus lewat agent untuk visa ini, kecuali Anda memang mempunyai masalah keterbatasan dgn waktu.

Baru-baru ini oleh Kedutaan China proses pengurusan Visa dipindahkan ke tangan agent yang namanya CVASC, China Visa Application Service Center, terletak di gedung The East, Mega Kuningan Jakarta. CVASC ini bekerja layaknya VFS Global, agent yang mengurus visa untuk Eropa, Inggris, Kanada, dll. Jadi kita tidak bisa lagi langsung mendatangi kedutaan untuk apply China Visa.

Untuk Anda yang tiba di artikel ini karena mencari Transit Visa atau cara mendapat bebas Visa, scroll ke bawah.

Dokumen Yang Diperlukan Untuk Visa China

Sebelum datang ke Visa Center, Anda harus menyiapkan sejumlah dokumen. Tenang kok, tidak terlalu banyak. Untuk lebih detil bisa juga dilihat di website resmi CVASC yaitu VisaForChina.org.

  • Passport Asli dan Fotokopi
  • Jika Anda pernah punya Visa China di passport sebelumnya, pasport itu juga harus di-copy halaman depan dan halaman Visa China dan dibawa.
  • Visa Form yang sudah diisi (download di sini, atau isi online dan print)
  • Pas photo ukuran 48mm x 33mm (ini ukuran baru, jadi pastikan memberi tahu ke studio foto)
  • Copy KTP, KK, Akte Nikah
  • Copy tiket pesawat dan booking hotel

Syarat yg kadang berlaku saat pengetatan imigrasi: untuk passport baru (yang kosong blm pernah dipakai), harus menyertakan passpor sebelumnya. Ini biasa saat ada event besar: APEC, G20, acara olahraga, dll.

Visa bisa diurus 3 bulan sebelumnya, dan disarankan minimal 1 bulan sebelum keberangkatan.

Membuat Appointment

Disarankan untuk membuat online appointment sehingga kita mendapat kepastikan slot waktu. Lakukan appointment di website di atas, lalu print bukti appointment tersebut.

Jika Anda tidak bisa datang sendiri, bisa juga diwakilkan oleh orang lain, tanpa perlu membuat surat kuasa. Orang tersebut (teman/keluarga) bisa memasukkan dokumen on behalf of Anda.

Biaya Visa

Sejak dipegang oleh CVASC ini, biaya mengurus Visa China menjadi membengkak :( Kita harus bayar 2 komponen: biaya Visa sebesar IDR 300,000/single entry atau IDR 600,000/multi-entry 6bln, plus CVASC Service Fee sebesar IDR 240,000. Jadi total biaya yang harus dibayar adalah IDR 540,000 per passport untuk single entry. Biaya ini dibayar terakhir saat pengambilan passport.

Lama Proses Visa China

Berdasarkan pengalaman, dalam 5 hari kerja setelah kita memasukkan dokumen, Visa sudah selesai dan kita bisa ambil kembali passport. Normalnya 99% aplikasi akan di-approve jika dokumen lengkap, tidak ada unsur magis ala Visa USA.

Cara Mendapatkan Bebas Visa

Untuk beberapa kasus, kita bisa masuk ke China tanpa perlu visa. Ini bukan Visa on Arrival (VOA) ala Shenzhen ya.

  1. Bebas Visa bagi kita yang naik pesawat yang perlu transit di bandara di kota2 China seperti Shanghai, Beijing, dan Guangzhou. Visa Transit ini diberikan 72 jam. UPDATE: sepertinya sudah tidak berlaku per 31 Jan 2016 untuk passport Indonesia.

  2. Bebas Visa bagi passport ASEAN jika penerbangan kita via International Airport (HKG/SIN/KUL/TPE/BKK) ke Guilin Liangjiang Airpot (KWL), masuk dan keluar, dan ikut program tour yang authorized. Bebas visa berlaku 144 jam (6 hari) dan hanya berlaku di area Guilin/Yangshuo, jadi tidak bisa ke daerah lain.