News

Kapan Indonesia Bisa Wisata ke Luar Negeri Lagi

  • Last updated on

Setelah beberapa bulan semua negara dalam keadaan full lockdown (menutup perbatasan), mulai Juni bebeberapa negara mulai membuka bordernya supaya bisa menggerakkan roda ekonomi. Yah, travel industry adalah penyumbang devisa negara yang lumayan.. tanya saja sama negara Singapura atau Thailand.

Saat ini bagi warga negara Indonesia masih bisa dibilang tidak bisa kemana-mana (kecuali ke Turki dan UAE) saya merangkum beberapa update terakhir yang bisa saya temukan, supaya Anda bisa siap-siap (atau siap patah semangat) untuk rencana libur berikutnya.

Untuk sesama negara ASEAN, border juga belum dibuka, walaupun ada usulan untuk membuka border khusus untuk sesama negara ASEAN pembicaraan sudah ada tapi realisasi belum terjadi (sumber). Mirip yang sudah dilakukan negara Schengen juga antara Australia - New Zealand. Jika terlaksana, setidaknya kita bisa saling mengunjungi negara tetangga walaupun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat.

Turki

Turki adalah satu-satunya negara Eropa yang bisa dikunjungi oleh WNI dengan penerbangan direct (Jakarta-Istanbul) dan tidak perlu karantina. Cukup apply e-visa Turki, lalu beli tiket Turkish Airlines. Perlu diingat Anda harus melakukan PCR Test di Turki sebelum pulang, sebaiknya 1-2 hari sebelum berangkat pulang.

Haggia Sophia

Singapore

Ini hanya berlaku buat pemegang Singapore PR ya: Warga Indonesia yang datang dari kota-kota Indonesia harus melakukan self-quarantine selama 14 hari begitu tiba di Singapura (Sumber). Jika Anda datang dari list negara berikut dan tinggal 14 hari (Australia, Brunei Darussalam, Hong Kong, Japan, Macao, Mainland China, New Zealand, Republic of Korea, Taiwan and Vietnam) maka dikecualikan dari karantina.

Karantina di sini harus bayar sebesar SGD 2,000

Dari berita ini, mulai 26 Oktober 2020 akan dibuka pengajuan untuk essential business and official travel. Detil business traveller bagaimana yang eligible akan dijelaskan kemudian (karena perlu surat undangan/sponsor), tetapi yang pasti untuk turisme belum bisa. Ini pun dengan hanya keberangkatan ferry dari Batam-Tanah Merah dan penerbangan rute Jakarta CGK-SIN saja yang diperbolehkan. Test PCR 3 hari sebelum keberangkatan diharuskan.

Malaysia

Masuk ke Malaysia juga hanya untuk pemegang Resident Pass atau MM2H (sumber).

Anda juga harus membayar biaya karantina (sekitar belasan juta) selama 14 hari begitu tiba di Malaysia.

Jika Anda ada keperluan medis/berobat, bisa mengunjungi Penang Malaysia dengan permit khusus. Silakan contact agent/representatif rumah sakit yang biasa ada di Jakarta.

Thailand

Saat ini belum ada informasi tentang pembukaan border untuk WNI. Untuk wilayah Phuket mulai dibuka tetapi hanya wisatawan dari negara China dan beberapa negara yang angka covidnya sudah terkendali. Itu pun dengan syarat harus long stay (14 hari karantina dulu).

Hong Kong

Hong Kong belum bisa dikunjungi, hanya bisa dilakukan sebagai tempat transit dalam 1 kode booking. Sumber dari website Cathay dan Government.

Kalau Anda pemegang resident card, bisa masuk dan akan dipasang gelang (semacam tracker) yang sekaligus mewajibkan karantina di rumah.

Jepang

Jepang juga belum membuka pintu masuk untuk hampir seluruh negara. Sumber

Australia

Australia secara firm telah mengumumkan menutup border hingga akhir tahun. Sumber. Baca-baca keadaan ini mungkin bisa sampai pertengahan tahun 2021.

Untuk siswa atay mahasiswa yang sudah apply sekolah ke Australia, saat ini sepertinya diatur untuk dapat belajar secara online.

Eropa

Mostly negara Eropa Barat (Schengen) hanya menerima traveler dari sesama negara Europe Union saja. Intinya WNI tujuan wisata belum bisa apply visa schengen. Tetapi demi uang mengalir, beberapa mulai memperbolehkan turis dari Asia (baca: China) masuk.

Update 13 Oktober 2020: dengan timbulnya 2nd wave di berbagai negara Eropa, negara seperti Spanyol, Italia, England sedang menghadapi kenaikan penderita Covid-19.

Yunani (Greece) membuka border dan airport untuk turis International mulai 1 Juli 2020 (Sumber). Random covid test akan dilakukan. Untuk warga Indonesia belum bisa (detail).

Komentar

Artikel Terbaru Lainnya

Baca juga artikel dan tips wisata terbaru.

Tentang Javamilk

Cari artikel lama? Ada di Archives