AirAsia Indonesia Tutup Rute Ke Macau

Penerbangan QZ-650, satu-satunya penerbangan direct AirAsia Indonesia ke Macau yang biasa dipakai sebagai rute termurah traveler Indonesia menuju Macau dan Hong Kong, akan menghentikan penerbangan ini di tahun 2018. Penerbangan terakhir yang terlihat di website AirAsia adalah tanggal 15 Januari 2018.

Umur penerbangan yang singkat, karena baru inaugurasi penerbangan di …

Tips Memaksimalkan Penukaran AirAsia Big Point

AirAsia yang dikenal sebagai salah satu maskapai berbiaya rendah di Asia, mempunyai program loyalty yang bagi Anda sebagian mungkin sudah kenal, yaitu AirAsia Big Loyalty. Walaupun masuk kategori low-cost carrier, tapi masih kasih poin loyalty patut kita apresiasi, dibanding dgn LCC lain seperti Jetstar, Scott, dll yang tidak ada.

Cara untuk mengumpulkan BIG poin yang paling utama tentu Anda harus terbang dengan AirAsia. Selain itu bisa juga melakukan poin konversi dari kartu kredit bank terbitan Indonesia, walaupun tidak saya sarankan, rata-rata belanja 1 juta bisa ditukar dengan 100 BIG poin. Juga ada beberapa merchant yang jika kita belanja, bisa menghasilkan poin. Misalkan beli kacamata di optik Melawai 2 juta bisa mendapat 6500 poin, atau rajin menabung di CIMB Niaga AirAsia Savers yang bisa menghasilkan poin.

BIG Poin yang didapat sebenarnya valuenya tidak se-berharga layaknya poin Krisflier milik Singapore Airlines, AsiaMiles, atau bahkan Garuda Miles. Setahun 2-3 kali ada program redeem penerbangan AirAsia cukup dengan 1 poin, setiap bulan ada Last Call yang cukup 500 poin, tapi di luar promo redeem ini akan perlu poin yang jauh lebih besar yang tidak disarankan untuk di-redeem.

Kali ini yang mau saya bahas adalah cara redeem / menukarkan BIG poin menjadi sesuatu yang bernilai. Apa dan bagaimana caranya?

Panduan Wisata

Cari Artikel Lama